Pilih Laman

Dalam rangka memperingati Dies Natalis Ke-52, FISIP UI menyelenggarakan Kuliah Umum Bersama sekaligus sebagai Kuliah Perdana Semester Genap 2019/2020 Mata Kuliah “Manusia dan Masyarakat Indonesia”. Materi perkuliahan ini disampaikan oleh Prof. Dr. Meutia Farida Hatta Swasono, M.S. sebagai pembicara dan dilaksanakan pada Senin 3 Februari 2020 di Balai Serbaguna Purnomo Prawiro Universitas Indonesia (UI).

Kuliah umum manusia dan masyarakat Indonesia dibuka oleh sambutan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI), Dr. Arie Setiabudi Soesilo, M.Sc memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Prof. Dr. Meutia Farida Hatta Swasono, M.S beserta tim dosen yang sudah menyiapkan kuliah umum manusia dan masyarakat Indonesia.

Artikel Lainnya:  Antropolog Bahas Isu Serumpun dalam Konteks ASEAN 2015

Arie Setiabudi juga menambahkan, “mata kuliah umum ini merupakan mata kuliah yang besar dan merupaka mata kuliah pengantar di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dan selalu diadakan setiap tahunnya dan terbuka untuk semua mahasiswa. Saya juga mengharapkan kuliah ini nantinya memperkaya wawasan ilmu antar budaya untuk mahasiswa”.

Berbicara tentang manusia Indonesia tentunya berbicara tentang manusia yang tinggal, menghuni dan hidup di wilayah kepulauan nusantara, Indonesia. Terbentuknya penduduk NKRI merupakan perjalanan selama berabad-abad kemudian telah menunjukan upaya manusia Indonesia, sebagai bangsa Indonesia untuk merdeka dari status sebagai penduduk tanah jajahan.

Proklamasi kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945 merupakan babak baru dari manusia Indonesia yang berjuang menjadi bangsa Indonesia yang merdeka di negara kepulauan yang kini disebut dengan NKRI yang mnecakup wilayah seluas 5.193.250 KM persegi. Bangsa Indonesia menetapkan kebudayaan nasional dengan Pancasila dan UUD 1945 sebagai budaya dan norma nasional.

Artikel Lainnya:  Prodi Ilmu Pemerintahan USWIM Nabire Kunjungi Departemen Ilmu Politik FISIP UI

Prof. Dr. Meutia Farida Hatta Swasono, M.S menjelaskan, “perjalanan peradaban manusia Indonesia melalui kajian sejarah, arkeologi, antropologi dan linguistik juga telah menunjukan adanya berbagai gelombang migrasi dalam kurun waktu yang panjang di era pre-historis hingga era historis yang terjadi ke berbagai arah”.

Ada berbagai gelombang migrasi manusia menuju wilayah Kepulauan Nusantara maupun yang terjadi antar pulau, juga yang keluar wilayah dari arah Timur ke Barat maupun dari Kepulauan Nusantara ke Pasifik. Terdapat berbagai kajian mengenai berbagai peradaban yang masuk dan perkembangan sosial-budaya dalam kehidupan manusia Indonesia dari era pre-histori ke era histori.

Berbagai gelombang migrasi yang menyebar luas di Kepulauan Nusantara dalam proses waktu yang panjang telah mendorong munculnya aneka ragam kelompok etnis dan masyarakat dengan corak kebudayaan masing-masing yang mereka ciptakan dan kembangkan untuk mengatur kehidupan mereka.

Artikel Lainnya:  Mapping Corporate Social Responsibility Governance in ASEAN Countries

Perjalanan sejarah yang dialami manusia Indonesia di era pre-histori dan terutama pada era histori telah memberikan berbagai pengalaman, pengetahuan dan peningkatan peradaban yang penting dalam kehidupan sosial-budaya, ekonomi dan politik mereka. Sesi kuliah umum Manusia dan Masyarakat Indonesia ditutup dengan tanya jawab oleh mahasiswa kepada Prof. Meutia.