Select Page

Unit Kajian Kesejahteraan Sosial, Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sosial Politik (LPPSP), FISIP UI menggelar kegiatan seminar dan workshop dengan tema “Progress in Business and Human Rights”. Pelatihan diselenggarakan di Kampus FISIP UI Depok pada tanggal 6 dan 7 September 2019. Tidak hanya diikuti oleh kalangan mahasiswa pascasarjana serta dosen di Universitas Indonesia, kegiatan ini juga diikuti oleh perwakilan lembaga negara, organisasi masyarakat sipil (cso), maupun perusahaan nasional dan multinasional yang menaruh perhatian serius terhadap isu bisnis dan hak asasi manusia.

Kegiatan ini terbagi kedalam dua sesi, yakni sesi panel yang kemudian dilanjutkan dengan sesi workshop. Sesi Panel yang mengusung judul “Progress in Business and Human Rights in Indonesia” dihadiri oleh empat pembicara dan dipandu oleh Prof. Dr. Bambang Shergi Laksmono M.Sc, guru besar Departemen Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP UI.

Bapak Y.W Junardy President of Indonesia Global Compact Network – berperan sebagai Keynote speaker membahas tentang perlunya pemahaman dan penguasaan Sustainabilty, Business and Human Rights dalam konteks situasi dan kondisi dunia usaha di Indonesia terutama berkaitan dengan 10 prinsip UN Global Compact. Dilanjutkan oleh Bapak Bryan David Emil Tilaar selaku pembicara kedua, sesi panel mulai bergerak membahas tentang strategi implementasi bisnis dan HAM di lingkungan perusahaan khususnya di lingkungan Martha Tilaar Group. Pembicara ketiga, Ibu Johanna Debora Imelda, Ph.D, membahas mengenai kesetaraan gender bagi perempuan sebagaimana termaktum dalam poin 5 SDGs dan dalam RPJMN tahun 2015 – 2019. Sesi ini ditutup oleh Bapak Rusdi Amral sebagai Corporate Communication Director Kompas Gramedia Group yang mengemukakan filosofi “Mengewongkan Wong” dari Bapak Jacob Oetama yang sangat terkait dengan relasi kedalam Grup usaha Kompas-Gramedia maupun kepada Pemangku kepentingan diluar Grup usaha Kompas-Gramedia.

Sesi panel kemudian dilanjutkan dengan sesi workshop yang bertajuk “Postgraduate Student Workshop Series: Sustainability, Business, and Human Rights Report Writing”. Kegiatan  workshop ini bertujuan untuk mempersiapkan peserta pelatihan akan strategi dan capaian yang seharusnya dilakukan oleh setiap elemen dari tatanan untuk merespon isu bisnis dan HAM pasca pengesahan Prinsip‐Prinsip Panduan PBB mengenai Bisnis dan HAM pada tahun 2011. Pelatihan ini juga melengkapi peserta pelatihan dengan pengetahuan tentang Global Reporting Initiative Standard (GRI Standard) serta skill penulisan Human Right Report berdasarkan GRI Standard dan berorientasi pada POJK 51/2017.

Sesi Workshop dipandu oleh Bapak John Darmawan selaku anggota VP Human Rights Indonesia Global Compact Network dan Ibu Lukita Wardhani Setiyarso, selaku perwakilan Business and Children’s Rights Working Group yang secara khusus memaparkan tentang Children’s Rights and Business Principle.

Peserta pelatihan diberikan pemahaman komprehensif mengenai konsep bisnis dan HAM disertai dengan pengetahuan tentang bagaimana peran bisnis dalam mempromosikan Prinsip Panduan PBB tentang Bisnis dan HAM (UNGPs). Selain itu peserta workshop juga diberikan pengetahuan untuk membuat laporan dasar, memonitor dan mengevaluasi penerapan bisnis dan HAM, mereview beberapa bentuk laporan bisnis dan HAM serta mempraktikan perbaikan terhadap laporan bisnis tersebut.

Peran universitas sangatlah penting dalam penyiapan sumber daya yang memiliki kepekaan, pengetahuan serta skill untuk pengimplementasian bisnis dan HAM di indonesia. Untuk itu kedepannya diharapkan sesi pelatihan ini dapat tetap berlanjut untuk mempromosikan dan mengimplementasikan tiga pilar UNGPs di Indonesia dengan good governance dan proper delivery.