Setelah berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan penguji, Selasa (16/6/2015), Risna Resnawaty meraih gelar doktor di bidang Ilmu Kesejahteraan Sosial. Disertasinya berjudul “Model Intervensi Community Development dalam Implementasi Corporate Social Responsibility pada Perusahaan Tambang (Studi Kasus pada Perusahaan Tambang Batubara BUMN dan Implikasinya terhadap Keberdayaan Masyarakat di Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim Propinsi Sumatera Selatan).”

Pada penelitian ini, Risna menyimpulkan bahwa kebijakan internal merupakan strategi perusahaan dalam mencapai tujuan pelaksanaan CSR. Kebijakan internal ini mengatur tiga hal penting yakni; budgeting, staffing, dan mekanisme evaluasi. Sedangkan pada kebijakan eksternal telah diimplementasikan dalam pelaksanaan program Kemitraan maupun Program Bina Lingkungan.

Program Kemitraan diarahkan bagi pengembangan usaha kecil dan menengah, bantuan modal bagi usaha kecil. Ketentuan dalam penerima Program Kemitraan yaitu usaha kecil yang ada di sekitar masyarakat. Ketentuan selanjutnya mengenai penerima program adalah setiap usaha kecil yang ingin mendapatkan bantuan dari perusahaan harus mengajukan proposal dan memiliki jaminan.

Program Bina Lingkungan sesuai aturan BUMN ini dikhususkan pada lima program besar; Program Pendidikan, Program Pengembangan Prasarana dan Sarana Umum, Program Perbaikan Sarana Ibadah, Program Peningkatan Kesehatan, Program Pelestarian Alam dan Program Bantuan Bencana.

Dalam sidang promosi doktor Risna, hadir sebagai ketua sidang, Dr. Arie Setiabudi Soesilo, M.Sc. Promotor dalam sidang doktor Risna adalah Prof. Isbandi Rukminto Adi, M.Kes., Ph.D. Sedangkan yang menjadi kopromotor Prof. Tirta Nugraha Mursitama, Ph.D. Sementara itu, anggota penguji terdiri dari Prof. Dr. Susetiawan, Ph.D., Prof. Dr. Dody Prayogo, MPSt., Prof. Dr. Bambang Shergi Laksmono, M.Sc., dan Prof. Dr. Robert Markus Zaka Lawang.