Pilih Laman

Rabu (7/11) telah berlangsung pelatihan Kaum Muda Bela HAM (KAMUBELAHAM) di Auditorium Ajisuwono Sudarsono FISIP UI. Acara tersebut diadakan oleh Amnesty International bekerjasama dengan FISIP UI. Amnesty International merupakan organisasi yang berfokus terhadap isu-isu HAM baik di Indonesia maupun luar negeri. Sasaran utama dari pelatihan ini adalah siswa/i sekolah menengah atas di wilayah Jakarta dan Depok yang berjumlah 150 siswa/i dari 15 sekolah. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan awareness kaum muda terhadap isu HAM yang tengah berkembang di masyarakat.

Kegiatan ini dikemas menggunakan metode partisipatif dan dialogis dengan membuka jalur komunikasi dua arah antara peserta dengan pemateri. Pelatihan diawali dengan pertanyaan-pertanyaan terkait HAM yang dikemas menarik malalui permainan bernama Bingo yang harus diisi oleh tiap-tiap peserta secara bersama-sama melaui diskusi tatap wajah. Hal itu bertujuan untuk menstimulus para peserta terkait permasalahn yang ingin dibahas. Selanjutnya terdapat pemaparan mengenai apa itu Amnesty International oleh para pengurus Amnesty Internasional, menurutnya Amnesti International adalah sebuah gerakan global dengan lebih dari 7  juta orang yang percaya bahwa ketidakadilan adalah masalah personal.

Artikel Lainnya:  Dekan FISIP UI Pimpin Serah Terima Jabatan FISIP UI

Dalam rangka pelatihan yang partisipatoris dan dialogis semua kegiata dalam kegiatan ini akan dipimpin oleh fasilitator yang akan memandu jalannya kegiatan. Salah satu fasilitatonya adalah Ibu Ayu yang berasal dari Pamflet, beliau membawakan materi Youth Leadership for Human Right. Selain itu terdapat pula materi yang memaparkan mengenai Human Right 101 yang dibawakan oleh salah satu dosen FISIP UI.

Outcome atau keluaran jangka panjang dari pelatihan ini adalah generasi muda yang masih penuh dengan semangat dapat menyuarakan aspirasi dan mengkampanyekan persoalan HAM yang terjadi di lingkup Indonesia maupun internasional sebagaimana yang telah dicantumkan dalam Deklarasi Hak Asasi Manusia (DUHAM)..

Semoga melalui program pelatihan ini akan muncul banyak individu baru yang memiliki semangat tinggi untuk mendorong penguatan nilai Hak Asasi Manusia di berbagai bidang khususnya dalam ruang sekolah dan termotivasi untuk menyebarkan nilai-nilai HAM kepada kaum muda dan publik yang lebih luas.

Artikel Lainnya:  Nasionalisme dan Kewarganegaraan sebagai Tantangan Politik Identitas