

Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (BEM FISIP UI) melalui Departemen Seni Budaya kembali menggelar program tahunan Kereta Seni VI pada tahun 2026. Kegiatan ini menjadi wadah eksplorasi dan kolaborasi bagi pelaku serta penikmat seni di lingkungan FISIP UI.
Rangkaian acara Kereta Seni VI dibagi menjadi dua bagian utama, yakni pre-event dan main event. Pre-event dilaksanakan pada 4–7 November 2025 di lingkungan FISIP UI, sementara main event akan berlangsung pada 13–14 November 2025 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Pada puncak acara, berbagai kegiatan akan diselenggarakan, mulai dari pameran seni (art exhibition), pemutaran film (film screening), pertunjukan kolaboratif (collaborative showcase), hingga pagelaran seni.
Kereta Seni VI dihadirkan sebagai sebuah “zona perjalanan” yang diibaratkan seperti rute kereta. Dalam konsep ini, pelaku dan penikmat seni diposisikan sebagai penumpang yang diajak menjelajahi berbagai cabang kesenian. Program ini terbuka tidak hanya bagi mereka yang telah berpengalaman, tetapi juga bagi individu yang baru pertama kali ingin mengenal dunia seni.
Melalui konsep tersebut, Kereta Seni VI membangun ekosistem kesenian yang melibatkan berbagai komunitas seni di FISIP UI. Terdapat tujuh bidang seni yang diwadahi, yakni musik, tari, teater, fotografi, film, sastra, dan seni rupa. Komunitas-komunitas ini berperan sebagai “pengantar perjalanan” yang membimbing peserta dalam mengeksplorasi minat dan kreativitas mereka.
Setelah melalui rangkaian eksplorasi tersebut, para peserta diharapkan dapat kembali ke “rumah utama”, yakni FISIP UI, dengan pengalaman, pemahaman, dan perspektif baru terhadap seni. Kolaborasi antar komunitas menjadi kunci utama dalam mewujudkan ekosistem kesenian yang inklusif dan berkelanjutan dalam Kereta Seni VI.
Sebagai bagian dari identitas FISIP UI yang lekat dengan isu sosial dan politik, Kereta Seni VI juga menjadi medium penyampaian pesan-pesan kritis melalui karya seni. Hal ini mempertegas peran seni tidak hanya sebagai ekspresi estetika, tetapi juga sebagai sarana refleksi dan advokasi sosial.
Tahun ini, Kereta Seni VI mengusung tema “Memeluk Sunyi, Bersinggah pada Ruang” dengan tagline “Sambut Segala Diri.” Tema tersebut mengajak peserta untuk sejenak berhenti dari hiruk pikuk kehidupan, sekaligus memberi ruang bagi refleksi diri. Konsep “memeluk sunyi” dimaknai sebagai upaya merayakan solitude—kesendirian yang disadari dan dipilih—sebagai momen untuk kembali mendengar suara diri yang kerap terabaikan.
Melalui keseluruhan rangkaian program, Kereta Seni VI diharapkan mampu memperkuat iklim kesenian di FISIP UI, sekaligus menjadi wadah pemberdayaan bagi komunitas seni, pelaku seni, dan penikmat seni. Program ini juga menjadi bagian dari upaya BEM FISIP UI dalam menyalurkan, mengembangkan, serta mengaktualisasikan minat dan bakat mahasiswa di bidang kesenian.
Dengan semangat kolaborasi dan eksplorasi, Kereta Seni VI diharapkan tidak hanya menjadi festival seni, tetapi juga ruang bertumbuh yang inklusif bagi seluruh sivitas akademika FISIP UI.


