Pilih Laman
Mahasiswa FISIP UI Siap Melaju ke Ajang Mapres Nasional 2020

Mahasiswa FISIP UI Siap Melaju ke Ajang Mapres Nasional 2020

Dizza Aliftsa Agus, mahasiswa program studi Hubungan Internasional Program Sarjana Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) terpilih menjadi Mahasiswa BerprestasiUtama jenjang Sarjana Universitas Indonesia (UI) 2020.

Direktorat Kemahasiswaan UI, untuk kali pertama dalam sejarah UI, menyelenggarakan ajang pemilihan mahasiswa berprestasi tingkat universitas secara daring. Pengumuman Mahasiswa Berprestasi 2020 dilakukan pada Jumat (5/6) yang disaksikan oleh RektorUI Prof. Ari Kuncoro, SE, MA, Ph.D, Wakil Rektor UI bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. rer. nat. Rosari Saleh, serta para jajaran pimpinan di fakultas maupun program yang ada di UI. Mapres Utama UI jenjang Sarjana dan Vokasi akan mewakili UI dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berpestasi Nasional, yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI melalui Pusat Prestasi Nasional.

Prof. Ari Kuncoro, SE, MA, Ph.D menyampaikan, “Seluruh mahasiswa berprestasi yang berpartisipasi dalamajang ini adalah jagoan saya.Saya ucapkan selamat kepada pemenang Mapres Utama yang akan mewakili UI ke tingkat nasional serta kepada seluruh finalis. Apapun hasilnya, ini hanyalah suatu kejadian dari sebuah perjalanan yang masih panjang. Yang lebih penting adalah setelah ini, apakah ini bisa dijadikan sebagai modal untuk berkarya, berkontribusi, berkarir selanjutnya. Apa yang terjadi di bangku universitas, itu adalah situasi yang disimulasi – bukan situasi sebenarnya, karena yang sebenarnya adalah nanti di masyarakat/lapangan kerja. Disitu Anda akan belajar cara berinteraksi dengan yang lain. Yang dinilai adalah kerja sama tim bukan kerja individu. Dunia ini adalah suatu perlombaan dari jaringan-jaringan yang berisi orang. Di dalam jaringan Anda harus bisa bekerja sama, bernegosiasi, membujuk, memimpin, dan kadang perlu mengalah. Siapa yang staminanya yang paling kuat, maka itu jaringan yang menang. Bangsa yang unggul bukan karena mahasiswanya sangat pintar saja, melainkan keunggulannya secara kolegial. Maka, gunakanlah capaianmu saat ini sebagai modal ketika terjun ke dunia/masyarakat. Saya juga sampaikan apresiasi sebesar-besarnyakepada pimpinan fakultas/sekolah, juri, serta Direktorat Kemahasiswaan UI yang tetap mengupayakan ajang ini berlangsung walaupun di tengah masa pandemik COVID-19.”

Senada dengannya, Prof. Dr. rer nat Rosari Saleh menyampaikan, “Virtual tidak mengurangi makna dan signifikansi acara kita ini. Berjalannya ajang ini menunjukkan keberhasilan dan kesolidan sivitas akademika UI di tengah situasi sulit saat ini. UI tetap berupaya dan berhasil menjalankan fungsinya sebagai perguruan tinggi berkualitas dan tetap mencatat prestasi mahasiswanya yang luar biasa. Oleh karena itu saya mengucapkan terima kasih kepada para dosen, yang dengan segala keterbatasan tetap bersemangat dan berjuang menggali potensi mahasiswa UI yang luar biasa. Begitu juga saya ucapkan terima kasih kepada juri, panitia penyelenggara, Direktorat Kemahasiswaan, jajaran pimpinan dan manajer kemahasiswaan di fakultas/program telah berhasil mengoptimalkan pemanfaatan IT di dalam pemilihan mapres UI sejak awal. Bagi para mapres, senantiasa tunjukkan kepada Indonesia, bahwa Anda sebagai wakil dari UI yang memiliki kecerdasan, nurani, nasionalisme yang utuh dan layak menjadi pemenang. Tunjukkan juga warga UI adalah warga inklusif yang mengatasi masalah di akar rumput dan mampu mencari alternatif solusi atas permasalahan bangsa.”

Dizza menyampaikan, “Saya percaya ajang ini adalah kesempatan yang baik untuk berkolaborasi di dalam pengembangan diri. Mapres UImerupakan wadah bagi gagasan dan inisiatif yang dibuahkan oleh sesama mahasiswa berprestasi dari masing-masing fakultas. Saya selalu berpegangan dengan pernyataan Niccolo Machiavelli bahwa bukan gelar yang meninggikan seseorang melainkan seseorang yang bertanggung jawab memantaskan dirinya di dalam menggunakan gelar tersebut. Quote tersebut sangat pantas dalam ajang pemilihan mahasiswa berprestasi ini. Saya beruntung dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya dan akan berjuang atas kepercayaan yang telah saya terima ini.”

“Dalam waktu singkat, Direktorat Kemahasiswaan UI bersama Juri dan Pimpinan Fakultas, melakukan persiapan untuk mengirimkan wakil terbaik dari 14 Fakultas Sarjana dan 1 Program Vokasi ke tingkat Universitas. Para mahasiswa ini kemudian harus saling unjuk gigi di ring kompetisi Presentasi Makalah Karya Tulis Ilmiah, Wawancara CV, Bahasa Inggris dan Test Psikologi. Arena pertarungan yang sengit berlangsung pada saat Presentasi Makalah dan Bahasa Inggris. Para mahasiswa saling mendemonstrasikan kecakapan, kelihaian dan ketrampilan mereka untuk meyakinkan serta menangkis berbagai serangan pertanyaan dari juri maupun sesama peserta.Tantangan lainnya ialah bagaimana para kandidat mapres menampilkan sisi humanis mereka, di balik gemilangnya capaian prestasi masing-masing pada saat penjurian psikologi. Tak sedikit para kandidat yang begitu terkuras emosinya, hingga menitikkan air mata, saat menceritakan perjalanan hidup mereka,” ujar Rosari Saleh.

Lebih lanjut, terdapat sejumlah penghargaan yang berhasil diraih oleh para finalis, yaitu kategori Karakter Terbaik diraih oleh Faris Abdurrachman (Fakultas Ekonomi dan Bisnis); Kategori Makalah dan Presentasi Terbaik diraih oleh Kenny Anderson (Fakultas Teknik) ; Berikutnya, pada kategori Rumpun Ilmu Kesehatan Terbaik diraih oleh Daniell Edward Raharjo (Fakultas Kedokteran); kategori Rumpun Ilmu Sains dan Teknologi Terbaik diraih oleh Kenny Anderson (Fakultas Teknik);Kemudian, Kategori CV Terbaik, Kategori Bahasa Inggris Terbaik, dan Kategori Rumpun Ilmu Sosial-Humaniora Terbaik, ketiga predikatnya diraih oleh Dizza Aliftsa Agus (FISIP).

Pemenang Mapres Utama UI Program Sarjana mendapatkan uang pembinaan pendidikan sebesar Rp10.000.000 (sepuluh juta rupiah). Sedangkan pemenang kedua mendapatkan uang pembinaan pendidikan sebesar Rp7.000.000 (tujuh juta rupiah) dan pemenang ketiga memperoleh Rp5.000.000 (lima juta rupiah). Pemenang Mapres Utama UI Program Vokasi mendapatkan uang pembinaan pendidikan sebesar Rp5.000.000 (lima juta rupiah), serta tigabelas finalis lainnya akan memperoleh masing-masing senilai Rp2.000.000 (dua juta rupiah). Sedangkan para peraih kategori terbaik memperoleh tambahan hadiah berupa tabungan pendidikan senilai total Rp5.000.000 (lima juta rupiah) untuk 13 kategori yang diberikan oleh BNI.

Surat Edaran Dekan FISIP UI Tentang Perpanjangan Bekerja Dari Rumah

Surat Edaran Dekan FISIP UI Tentang Perpanjangan Bekerja Dari Rumah

Sehubungan dengan Surat Edaran Nomor: SE-0196/UN2.F9.D/OTL.09/2020 tentang Keberlanjutan Periode Bekerja dari Rumah (Work From Home) Dalam Rangka Peningkatan Kewaspadaan Pencegahan Penularan Infeksi Covid-19 di Lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia.

Dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi ancaman Penyebaran Infeksi Covid-19 yang semakin serius, dan berdasarkan kesepakatan Rapat Pimpinan Universitas Indonesia yang dilaksanakan pada 3 April 2020 pukul 09:00 – 11:30, maka perlu dikeluarkan Surat Edaran Dekan. Yang menyatakan sebagai berikut

  1. Semua Unit Kerja di lingkungan FISIP UI baik  yang berada di Pusat Administrasi Fakultas, Departemen, Program Studi, maupun Unit Kerja Khusus (UKK), untuk menjalankan Bekerja Dari Rumah (WFH) secara penuh bagi semua Dosen dan Tenaga Kependidikan, sampai Akhir (Berakhirnya) Semester Genap Tahun Akademik 2019/2020.
  2. Perlu kami tekankan lagi bahwa dalam situasi Bekerja Dari Rumah harap tugas kita masing-masing selaku Dosen, Tenaga Kependidikan dan Mahasiswa dapat terus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab disesuaikan pada situasi dan kondisi saat ini. Dengan koordinasi Pimpinan Fakultas, Pimpinan Departemen dan Kepala Unit Terkait, mohon para Tenaga Kependidikan berada dalam posisi terus siap melaksanakan tugas-tugas rutin yang diperlukan.
  3. Kegiatan Akademik mengikuti Kalender Akademik yang baru berdasarkan Keputusan Rektor Nomor 491/SK/R/UI/2020 tentang Perubahan Ketiga atas Keputusan Rektor tentang Kalender Akademik Universitas Indonesia Tahun Akademik 2019/2020.
  4. Berdasarkan Kalender Akademik sebagaimana disebutkan dalam butir 3, kegiatan perkuliahan Semester Genap Tahun Akademik 2019/2020 berakhir pada 31 Juli 2020 dan batas akhir Unggah Nilai Mata Kuliah Semester Genap pada  7 Agustus 2020 pukul 16.00, serta batas akhir Penetapan Kelulusan Tahap 2 pada 14 Agustus 2020.
  5. Hal-hal lain terkait dengan kegiatan akademik melalui Pembelajaran Jarak Jauh dan kegiatan Bekerja Dari Rumah dilaksanakan dengan tetap mengikuti panduan yang sudah tercantum dalam SE-1 Dekan FISIP, SE-2 Dekan FISIP, dan SE Rektor.
  6. Sesuai Himbauan Pemerintah dan didasari oleh tanggung jawab yang tinggi untuk Pencegahan Penyebaran Covid-19, Dekan FISIP UI menghimbau kepada para Dosen, Tenaga Kependidikan dan Mahasiswa yang biasanya melakukan kegiatan Mudik terkait Hari Raya Idul Fitri, maka untuk periode Hari Raya Idul Fitri tahun 2020 ini, sejak jauh-jauh hari, saya minta agar tidak merencanakan kegiatan Mudik (catatan: sesuai Peraturan Pemerintah, bagi mereka yang Mudik harus melakukan Karantina Mandiri 14 hari di Daerah Tujuan Mudik, dan saat kembali lagi ke Kampus UI, sebelum masuk harus melakukan lagi Karantina Mandiri juga selama 14 hari).

Pimpinan Fakultas senantiasa melakukan pemantauan terhadap setiap perkembangan yang terjadi dan sewaktu-waktu dapat melakukan tindakan preventif lain yang diperlukan demi keselamatan semua Dosen, Tenaga Kependidikan dan Mahasiswa  FISIP UI. Apabila terdapat perkembangan situasi yang baru, maka akan diterbitkan Surat Edaran berikutnya.

Respons Dugaan Pelanggaran Tata Tertib Dalam Bentuk Pelecehan Seksual

Respons Dugaan Pelanggaran Tata Tertib Dalam Bentuk Pelecehan Seksual

Sehubungan dengan beredarnya informasi dugaan pelanggaran tata tertib dalam bentuk pelecehan seksual yang melibatkan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI).  Perlu kami sampaikan respons sebagai berikut:

1. Tindakan asusila dan pelecehan seksual merupakan jenis perbuatan yang dilarang dilakukan oleh warga UI sebagaimana ditentukan di dalam Pasal 8 huruf (j) Ketetapan Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia Nomor 008/SK/MWA-UI/2004 tentang Perubahan Ketetapan Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia Nomor 005/SK/MWA-UI/2004 tentang Tata Tertib Kehidupan Kampus Universitas Indonesia;

2. Peristiwa pelecehan seksual yang melibatkan mahasiswa FISIP UI, baik sebagai terduga pelaku maupun sebagai korban, terjadi di luar lingkungan kampus UI dan tidak terjadi saat kegiatan akademik maupun kegiatan ekstrakurikuler berlangsung;

3. Proses penyelesaian dugaan pelecehan seksual tersebut akan dilakukan melalui mekanisme Panitia Penyelesaian Pelanggaran Tata Tertib Universitas Indonesia (P3T2 UI) dengan ancaman sanksi sesuai peraturan yang berlaku di Universitas Indonesia;

4. Proses penyelesaian yang telah coba dilakukan oleh Program Studi terkait adalah dalam rangka pengumpulan fakta dan upaya penyelesaian masalah. Informasi mengenai adanya ancaman kepada pihak-pihak yang terlibat adalah tidak benar; 

5. Proses penyelesaian akan diupayakan dilaksanakan sesegera mungkin meskipun kejadian luar biasa penyebaran infeksi Covid-19 saat ini akan berpotensi berdampak memperlambat proses; 

6. Tindakan seluruh warga/mahasiswa UI yang melanggar peraturan perundang-undangan Republik Indonesia yang berlaku saat sebagai individu pribadi dan tidak terkait dengan kegiatan resmi UI merupakan tanggung jawab pribadi yang bersangkutan.    

Surat Edaran Dekan FISIP UI Terkait Pencegahan Penyebaran Covid-19

Surat Edaran Dekan FISIP UI Terkait Pencegahan Penyebaran Covid-19

Surat Edaran Dekan FISIP UI Terkait Kewaspadaan dan Pencegahan Penyebaran Infeksi Covid-19 di Lingkungan FISIP Universitas Indonesia. Kepada seluruh warga dan sivitas akademika FISIP UI, dimohon untuk tetap waspada dan selalu menjaga kesehatan serta kebersihan diri untuk menghadapi merebaknya infeksi Novel Coronavirus (2019-nCOV atau COVID-19).

Dosen, mahasiswa, serta tenaga kependidikan FISIP UI diminta pula untuk senantiasa mematuhi dan menerapkan Protokol Kewaspadaan Pencegahan Corona Virus (Covid-19) bagi Sivitas Akademika UI dengan baik. (http://ui.id/protokolCOVID19).

Surat Edaran (SE) Dekan ini merupakan penjelasan lebih lanjut dan merupakan kesatuan dengan SE Rektor Universitas Indonesia (UI) Nomor SE-703/UN2.R/OTL.09/2020 tertanggal 13 Maret 2020 tentang Kewaspadaan dan Pencegahan Penyebaran Infeksi Covid-19 di Lingkungan Universitas Indonesia. Dalam membaca SE Dekan ini harus dilakukan dalam satu kesatuan dengan SE Rektor tersebut. Beberapa hal yang ditambahkan dan bersifat penjelasan teknis melalui SE Dekan ini adalah:

  1. Sesuai SE Rektor butir 5.1 Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dapat diartikan secara luas. Prinsipnya, Dosen diberikan kebebasan untuk mendesain model kegiatan PJJ dengan mempertimbangkan aksesibilitas Mahasiswa. Alternatif pelaksanaan P JJ yang bisa digunakan, misalnya dengan platform P JJ yang dimiliki UI yakni E-Learning Management System (EMAS) UI. Namun bisa juga dengan menggunakan platform lain seperti Surat Elektronik (Email, mailing list), Aplikasi Percakapan (contohnya WhatsApp, Line, dan Telegram), aplikasi pertemuan daring (contohnya Skype for Business, Microsoft Team, Google HangOuts, Google Classroom, Zoom, dll). Dosen dapat mengatur tentang hal ini dengan Mahasiswa di kelasnya. Setiap pilihan moda yang diambil oleh Dosen dilaporkan kepada Ketua Program Studi. Bila diperlukan, Ketua Departemen bersama Pimpinan Fakultas memberikan dukungan fasilitasi yang diperlukan sepanjang dimungkinkan;
  2. Meskipun berdasarkan SE Rektor pemberlakukan PJJ akan efektif dilaksanakan mulai Rabu 18 Maret 2020, namun para Dosen yang telah siap untuk melaksanakan PJJ diizinkan untuk memulainya lebih awal;
  3. Sesuai SE Rektor butir 5.2, kegiatan perkuliahan lapangan, magang, dan sejenisnya yang dilakukan di berbagai institusi dihentikan sementara sampai waktu yang tidak ditentukan;
  4. Sesuai SE Rektor tersebut butir 6, Mahasiswa yang terpaksa harus tetap tinggal di Asrama atau Tempat Kos harus melaporkan diri kepada Kantor Manajer Bidang Kemahasiswaan FISIP UI dengan mengisi formulir daring (Google Form) yang diedarkan;
  5. Terkait pelaksanaan Ujian Tugas Akhir (tugas karya akhir, skripsi, tesis) dan sampai dengan tahapan Sidang Pra-promosi Program Doktor, dapat dilaksanakan secara daring. Untuk Sidang Promosi Program Doktor harus dilakukan tanpa kehadiran tamu undangan;
  6. Mahasiswa Program Studi Sarjana Ilmu Komunikasi Kelas Khusus Internasional yang dijadwalkan berangkat ke Universitas Mitra di Australia pada semester Genap TA 2019/2020 ditunda keberangkatannya sambil menunggu perkembangan dan kesepakatan dengan Universitas Mitra di Australia;
  7. Sesuai SE Rektor butir 9, kegiatan inbound dan outbound baik yang dilakukan oleh Mahasiswa maupun Dosen ditunda keberangkatannya sampai waktu yang memungkinkan. Bagi Mahasiswa dan Dosen yang kembali dari luar negeri harus mengikuti protokol karantina mandiri selama 14 (empat belas hari) sesuai Protokol Unit Pelaksana Teknis Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) Universitas Indonesia yang dapat diakses pada tautan http://bit.ly/surveilanscoronaFKMUI;
  8. Kegiatan Organisasi Kemahasiswaan berupa berbagai kegiatan bersama seperti rapat, diskusi, kegiatan penalaran, kesenian, olah raga dan kegiatan berkumpul lainnya harus dihentikan, baik di dalam maupun di luar lingkungan UI sampai waktu yang akan ditentukan kemudian;
  9. Sesuai SE Rektor butir 4 dan SE Rektor UI Nomor 713/UN2.R/SDM.03.00/2020, penugasan Tenaga Kependidikan diatur secara bergiliran dengan skema pembagian tugas 50% Working From Home/WFH dan 50% bekerja di kantor dan dilaksanakan di bawah koordinasi Kepala Unit Kerja masing-masing;
  10. Sesuai SE Rektor butir 8, Dosen, Mahasiswa dan Tenaga Kependidikan yang melaksanakan kegiatan dari rumah atau tempat tinggalnya harus benar-benar memahami bahwa masa bekerja dengan tinggal di rumah ini adalah karena situasi dan kondisi sangat khusus terkait Pencegahan Penyebaran Infeksi Covid-19. Oleh karenanya harus dimaksimalkan benar untuk tetap tinggal di rumah dan tidak justeru banyak melakukan kegiatan bepergian.

Senada dengan kalimat penutup pada SE Rektor, marilah kita semua tetap optimistis untuk melalui masa-masa sulit ini dengan dipenuhi rasa kebersamaan untuk saling mendukung. Tentu semua ikhtiar kita bersama ini harus disertai doa memohon pertolongan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Tracer Study UI Kini Dapat Diakses Melalui Ponselmu!

Tracer Study UI Kini Dapat Diakses Melalui Ponselmu!

Tracer Study UI dapat diakses melalui smartphone


Direktorat Pengembangan Karir dan Hubungan Alumni telah melaksanakan Tracer Study Universitas Indonesia (TSUI) secara online sejak tahun 2010. TSUI adalah studi untuk melacak jejak alumni dan memperoleh gambaran situasi transisi dari pendidikan tinggi ke dunia pasca-pendidikan tinggi terutama dunia kerja dan dunia pendidikan lanjutan. TSUI menyediakan data dan informasi mengenai outcome pembelajaran termasuk potret situasi transisi dari pendidikan tinggi ke dunia pasca-pendidikan tinggi terutama dunia kerja dan dunia pendidikan lanjutan.  Masa tunggu kerja, sebaran tempat bekerja, dan keselarasan baik vertikal (keseuaian antara posisi pekerjaan dengan level pendidikan) dan horizontal (antara disiplin keilmuan dengan jenis pekerjaan), juga informasi mengenai perolehan dan penggunaan kompetensi merupakan informasi kunci bagi penyusunan kebijakan mengenai pembinaan karir serta perbaikan input dan proses pembelajaran.

Data dan informasi yang diperoleh dari TSUI juga bermanfaat bagi mahasiswa dalam merencanakan masa depannya. Informasi ini akan sangat membantu mahasiswa dan calon alumni untuk mempersiapkan diri lebih baik lagi. Posisi UI sebagai universitas terbaik di Indonesia juga tak lepas dari sukses karir alumninya.

Tahun ini, TSUI menggunakan online research tools baru yang lebih user friendly dan diakses baik melalui komputer maupun smartphone. Responden dapat mengakses kuesioner dengan mudah pada berbagai macam platform yaitu Windows, Mac Os, Linux, dan android. Dengan kemudahan ini, untuk mengisi kuesioner TSUI tidak perlu lagi harus berada di hadapan komputer atau laptop, dan dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja responden memiliki waktu luang.

TSUI 2019 dengan target lulusan UI tahun 2017 akan dilaksanakan pada bulan Juli – September 2019. Undangan yang berisikan link kuesioner dan PIN akan dikirimkan melalui email, diharapkan seluruh lulusan UI tahun 2017 dari semua jenjang (Vokasi, S1, S2, dan S3) dan semua varian (Reguler, Ekstensi, Paralel dan Kelas Internasional) dapat merespons undangan tersebut. Bila ada perubahan alamat email, pastikan alamat email anda terupdate dengan melakukan konfirmasi ke tracerstudy@ui.ac.id.

Gambar 1. Tampilan laman muka kuesioner TSUI 2019 pada komputer dan pada smartphone

Gambar 2. Tampilan laman isi kuesioner TSUI 2019 pada komputer dan pada smartphone

Ayo Partisipasi dalam Tracer Study UI 2017

Ayo Partisipasi dalam Tracer Study UI 2017

Tahukah anda bahwa rata-rata masa tunggu kerja lulusan UI adalah 3 bulan? Sekitar 86% lulusan UI bekerja sesuai dengan disiplin keilmuannya, dan ada sekitar 24% lulusan UI yang dipercaya mengerjakan pekerjaan untuk tingkat pendidikan yang lebih tinggi.  Kebanyakan (75%) lulusan UI mencari kerja lewat internet.  Tiga aspek yang paling penting bagi lulusan UI dalam menembus dunia kerja adalah: kepribadian dan keterampilan antar-pribadi, Bahasa Inggris, serta reputasi perguruan tinggi. Nah, semua informasi tadi diperoleh dari hasil Tracer Study UI (TSUI) 2016.

Universitas Indonesia telah menyelenggarakan studi pelacakan lulusan sejak tahun 2010 dengan metode sensal, online, reguler dan  terpadu di tingkat universitas. Target populasi TSUI adalah mereka yang lulus dua tahun lalu. Hal ini dimaksudkan agar responden telah mengalami peristiwa dan proses transisi ke dunia kerja atau dunia pendidikan lanjutan. TSUI telah menjadi rujukan nasional dan internasional dalam hal manajemen dan metodologi. TSUI juga telah memberikan kontribusi bagi UI dan Indonesia dalam pemeringkatan perguruan tinggi secara global.

TSUI menyediakan data dan informasi mengenai outcome pembelajaran termasuk potret situasi transisi dari pendidikan tinggi ke dunia pasca-pendidikan tinggi terutama dunia kerja dan dunia pendidikan lanjutan.  Masa tunggu kerja, sebaran tempat bekerja, dan keselarasan baik vertikal (keseuaian antara posisi pekerjaan dengan level pendidikan) dan horizontal (antara disiplin keilmuan dengan jenis pekerjaan), juga informasi mengenai perolehan dan penggunaan kompetensi merupakan informasi kunci bagi penyusunan kebijakan mengenai pembinaan karir serta perbaikan input dan proses pembelajaran.

Di samping itu, data dan informasi yang diperoleh dari TSUI juga bermanfaat bagi para mahasiswa dalam merencanakan masa depannya. Mengingat makin kompetitifnya dunia kerja dan studi lanjut, informasi mengenai transisi dari TSUI akan sangat membantu mahasiswa dan calon alumni untuk mempersiapkan diri lebih baik lagi. Posisi UI sebagai universitas terbaik di Indonesia tak lepas dari sukses karir alumninya.

Oleh karena itu, tingkat partisipasi yang tinggi dari alumni sangat diharapkan. Selama ini TSUI memiliki response rate yang cukup baik, yaitu sekitar 50%. Hal ini perlu dipertahankan dan ditingkatkan. TSUI 2017 telah dimulai dan seluruh alumni lulusan tahun 2015 (2 tahun setelah lulus) diharapkan dapat membantu mengisi kuesioner TSUI 2017 secara online. Untuk itu diperlukan nomor PIN (password) untuk dapat masuk ke laman kuesioner TSUI online. Nomor PIN (password) dikirimkan oleh UI (melalui email dari Subdit Pendataan Alumni dan Tracer Study, DIrektorat Pengembangan Karir dan Hubungan Alumni) ke alamat email seluruh alumni UI 2015 dari berbagai program studi dan fakultas, termasuk lulusan Vokasi, S1, S2, dan S3. Jika ada alumni lulusan tahun 2015 yang belum menerima email dan belum memiliki PIN (password) dipersilakan untuk menghubungi Sdr. Rahmatullah di 0838 9657 5365 atau email: tracerstudy@ui.ac.id.

 

Akses kuesioner:

Lulusan Vokasi: http://tracerstudy.ui.ac.id/qtafi/projects/tracer2017vokasi

Lulusan S1: http://tracerstudy.ui.ac.id/qtafi/projects/tracer2017s1

Lulusan S2: http://tracerstudy.ui.ac.id/qtafi/projects/tracer2017s2