Pilih Laman

Departemen Ilmu Komunikasi bersama dengan Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HMIK) adakan seminar tentang cyber bullying dan hate speech. Seminar diadakan di Auditorium Gedung Komunikasi pada Selasa (12/9).

Aditya Yori dari Komunitas Sudah Dong memberi materi tentang pentingnya melawan bullying di masyarakat, khususnya di dunia digital seperti bullying di sosial media. Bullying dimulai dari hal-hal kecil seperti name calling atau memanggil dengan julukan-julukan yang biasa dilakukan di masyarakat.

Name calling biasa dilakukan dengan alasan untuk mempererat rasa pertemanan atau hanya sebuah candaan. Dari kebiasaan memanggil nama orang tua, name calling bisa berakhir dengan sebuah hinaan. Bahayanya, name calling dapat menurunkan self esteem, self worth, dan self concept seseorang.

Tren name calling di masyarakat ikut bergeser dengan adanya internet dan sosial media. Kemudian muncul istilah cyber bullying yang merupakan segala bentuk tindakan mem-bully seseorang lewat sosial media. Kemudahan membuat akun sosial media membuat banyak akun anonim yang menjadi pelaku penyebaran bad words dan hate speech saat ini.

Seminar ini dilakukan dalam rangka pembekalan bagi amahasiswa Ilmu Komunikasi untuk melakukan program pengabdian masyarakat. Datang juga Lintang Setianti dari Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (Elsam) yang memberi materi tentang hate speech. Mengangkat tema Your Act on Social Media Matters, mahasiswa akan turun ke masyarakat untuk memberi pengajaran tentang hate speech dan cyber bullying di Sekolah Master Depok, Oktober mendatang.

Artikel Lainnya:  Sidang Promosi Doktor: Irfan Aulia Syaiful (Program Studi Ilmu Administrasi)