Pilih Laman

Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UI bersama dengan Pusat Kajian Komunikasi Universitas Indonesia (Puskakom) dan Asosiasi Pascasarjana Komunikasi Universitas Indonesia menyelenggarakan konferensi internasional bertajuk “Indonesia International Graduate Conference on Communication” (Indo-IGCC). Konferensi tahunan yang akan berlangsung selama dua hari ini dibuka secara resmi oleh dekan FISIP UI pada hari Selasa (11/07), bertempat di Auditorium Juwono Sudarsono. Indo-IGCC diikuti oleh 74 peserta yang berasal dari berbagai universitas baik dalam negeri maupun luar negeri dengan lintas disiplin ilmu. Beberapa universitas luar negeri yang mengirimkan perwakilannya dalam Indo-IGCC ini di antaranya adalah University of Munich Germany, Florida State University, Ege University (Turki), dan USC Annenberg School for Communication and Journalism. Adapun Keynote Speaker yang dihadirkan adalah Prof. Alwi Dahlan, Ph.D. (Universitas Indonesia) dan Dr. Ariel Heryanto (Monash University) , dan Dr. Dan Angus (University of Quensland).

Artikel Lainnya:  FISIP TrashDay: Berubah dari Diri Sendiri

Tahun ini, tema yang diangkat adalah “Communication Governance and Research: Post-Truth Era”, sebuah tema yang mendorong mahasiswa pascasarjana dan peneliti awal karir untuk berpikir ulang tentang cara mengumpulkan dan mengorganisir data pada zaman dimana kalimat-kalimat ambigu lebih mudah dipercaya daripada fakta. Post Truth Era dapat disebut sebagai pergeseran sosial spesifik yang melibatkan media arus utama dan para pembuat opini. Pada Post Truth Era, arah politik di seluruh dunia, contohnya seperti referendum Brexit dan Pemilu Presiden Amerika, lebih dipengaruhi oleh daya tarik emosional dibandingkan dengan fakta yang objektif. Terlebih, garis antara kebenaran dan kebohongan, kejujuran dan penipuan, fiksi dan non-fiksi telah kabur. Sehingga, diharapkan bahwa dalam konferensi ini, masing-masing peserta dapat berlatih menginternasionalisasikan kasus-kasus yang terjadi di Indonesia dalam Post Truth Era.

Artikel Lainnya:  Departemen Ilmu Politik Lakukan AUN-QA Assessment

Pihak penyelenggara Indo-IGCC menegaskan arti penting konferensi ini tidak hanya untuk meningkatkan potensi networking civitas akademika di lingkungan FISIP UI, tetapi juga sebagai ajang pengembangan keilmuan dan publikasi ilmiah.