Departemen Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) menerima kunjungan dan menggelar sharing session bersama Rumah Belajar Masyarakat “Bumi Neng Mom” dari Desa Padaherang, Kabupaten Pangandaran, pada Senin (8/6). Kegiatan ini bertujuan untuk berbagi pengalaman mengenai praktik pemberdayaan masyarakat dan pengembangan komunitas berbasis pendidikan.
Ketua Departemen Sosiologi FISIP UI, Prof. Dr. Indera Ratna Irawati Pattinasarany, menyambut baik kunjungan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang dialog yang penting antara praktisi, dosen, dan mahasiswa dalam merefleksikan berbagai inisiatif sosial yang tumbuh dari masyarakat.
“Kami berharap kunjungan ini dapat menjadi ruang pertukaran pengetahuan antara dunia akademik dan praktik lapangan, sekaligus memperkuat pemahaman bersama mengenai pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan,” ujarnya.
Inisiator Rumah Belajar Masyarakat “Bumi Neng Mom”, Kornel H. Soemardi, mengatakan bahwa lembaga yang didirikannya hadir sebagai bentuk upaya membangun harapan bagi anak-anak desa melalui pendidikan yang inklusif dan bermakna.
“Dalam masa yang penuh tantangan ini, kami memilih untuk membangun harapan. Harapan bagi anak-anak di desa pada usia formatif mereka melalui pendidikan yang membentuk fondasi kokoh untuk beradaptasi dan berkembang. Kami percaya bahwa pendidikan yang baik adalah hak setiap anak,” kata Kornel.
Ia juga berharap kunjungan ini dapat membuka peluang dukungan dan kolaborasi yang tetap berlandaskan pada nilai kemandirian demi masa depan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
Pada kesempatan tersebut, fasilitator Rumah Belajar Masyarakat “Bumi Neng Mom”, Amelia Nurfalah, turut memaparkan metode pembelajaran yang diterapkan kepada anak-anak didik. Ia menjelaskan bahwa pendekatan experiential active learning digunakan untuk mendorong anak belajar secara aktif melalui pengalaman langsung.
Menurut Amelia, nilai-nilai yang dikembangkan dalam Rumah Belajar Masyarakat “Bumi Neng Mom” meliputi kesetaraan, tanggung jawab, saling menghormati, kemandirian, dan kebebasan berekspresi. Melalui pendekatan tersebut, diharapkan anak-anak memiliki life skills seperti rasa percaya diri, kemampuan beradaptasi, mindfulness, serta keterampilan pemecahan masalah secara kreatif.
Selain itu, anak-anak juga mendapatkan pembelajaran dalam berbagai bidang, seperti percakapan bahasa Inggris, teknologi, lingkungan, matematika, menari, public speaking, dan storytelling.
Rumah Belajar Masyarakat “Bumi Neng Mom” didirikan pada 10 November 2023 sebagai ruang belajar alternatif bagi anak-anak untuk bereksplorasi, mengenal diri, dan belajar dengan cara yang menyenangkan.






