Pilih Laman

Selasa (11/12), FISIP UI resmi memiliki satu kelas khusus untuk pembelajaran jarak jauh (Distance Learning Classroom). Kelas ini awalnya merupakan kelas laboratorium komputer yang kemudian dimodifikasi dengan beberapa teknologi terkini hasil dari kolaborasi dengan Busan University of Foreign Studies, Republik Korea. Teknologi tersebut antara lain Sistem Papan Tulis Elektronik (E-Board Systems), Digital Information Display, Printer 3D beserta bahannya, serta komputer terbaru berjumlah 21 buah. Dengan adanya teknologi-teknologi tersebut, kelas ini tidak hanya memungkinkan tatap muka antar kelas jarak jauh melalui layar yang terhubung, tetapi juga memungkinkan para peserta dalam dua kelas tersebut untuk berinteraksi melalui satu papan tulis yang terhubung secara real time.

Artikel Lainnya:  Literasi Media: Mengadukan Konten Digital yang Bermasalah


Aktivitas dalam pembelajaran jarak jauh ini disokong oleh IDREN (Indonesia Research & Education Network) dan KOREN (Korea Advanced Research Network), dua jaringan riset nasional antar institusi perguruan tinggi nasional yang terhubung dalam REN Global untuk menyediakan sumber daya pembelajaran bersama termasuk akses jaringan.


Pada acara peresmian yang dihadiri oleh Dekan FISIP UI, Dr. Arie Setiabudi Soesilo, M.Sc., Rektor Universitas Indonesia, Prof. Muhammad Anis, M.Met., dan perwakilan Busan University sekaligus Director of Distance Learning Project, Prof. Jeong Bae Lee, dilakukan simulasi pembelajaran jarak jauh dengan materi singkat bahasa Korea oleh Dosen Busan University yang terhubung dalam layar. Mahasiswa FISIP UI yang berkesempatan untuk merasakan simulasi tersebut terlihat mengikuti alur pembelajaran dengan antusias.

Artikel Lainnya:  FISIP UI Terima Kunjungan Mahasiswa Meiji University dalam Program UI-CREATES


Teknologi terbaru dalam bidang komunikasi dan informasi seperti yang tersedia dalam kelas pembelajaran jarak jauh ini menjadi sebuah alat yang sangat dibutuhkan dalam era ini, terutama untuk menghadapi Revolusi Industri 4.0, seperti yang disampaikan oleh Prof. Anis.


“kita mendapatkan fasilitas tambahan yang mengantarkan universitas kita mencapai teknologi baru, khususnya teknologi informasi dan komunikasi, untuk menghadapi revolusi industri 4.0. Saya mengapresiasi kontribusi untuk mewujudkan adanya fasilitas ini. “ungkapnya dalam sambutan.