Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) menyambut 278 mahasiswa baru Program Pascasarjana Tahun Akademik 2026/2027 melalui kegiatan Pengenalan Sistem Akademik Fakultas (PSAF) Pascasarjana FISIP UI.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Juwono Sudarsono (AJS), FISIP UI, Depok, Sabtu (29/8), menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan akademik sekaligus memahami peran dan tanggung jawab sebagai bagian dari komunitas akademik FISIP UI.

PSAF Pascasarjana FISIP UI diselenggarakan oleh Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan sebagai bagian dari rangkaian penyambutan mahasiswa baru. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman awal mengenai sistem akademik, layanan, serta fasilitas kemahasiswaan di lingkungan FISIP UI.

Selain sambutan dan pengenalan oleh Dekan FISIP UI, Prof. Evi Fitriani, rangkaian kegiatan mencakup pengenalan sistem akademik dan nonakademik, pengenalan akademik program studi, serta informasi mengenai fasilitas penunjang pendidikan dan kemahasiswaan.

Dalam sambutannya, Dekan FISIP UI menekankan bahwa mahasiswa perlu memaknai pendidikan pascasarjana secara lebih luas daripada sekadar memperoleh gelar akademik. Menurutnya, masa studi di FISIP UI harus dimanfaatkan untuk memperoleh pengetahuan, membangun kompetensi, memperluas jejaring, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis. “Jangan datang ke Universitas Indonesia hanya untuk mencari gelar,” tegas Prof. Evi.

Dekan mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan berbagai sumber daya akademik yang tersedia, termasuk dosen, perpustakaan, fasilitas penelitian, seminar, diskusi, konferensi, dan berbagai kegiatan akademik lainnya. Interaksi dengan mahasiswa dari berbagai latar belakang, baik di FISIP UI maupun universitas lain, juga dinilai penting untuk memperluas wawasan dan pengalaman.

Ia mengajak mahasiswa mengubah perspektif dari sekadar mempertanyakan apa yang dapat diperoleh selama menempuh pendidikan menjadi pertanyaan yang lebih reflektif mengenai kontribusi yang dapat diberikan melalui FISIP UI.

“Jangan hanya bertanya, ‘Apa yang bisa saya dapatkan dari FISIP UI?’ Mulailah bertanya pula, ‘Apa yang dapat saya kontribusikan melalui FISIP UI?’” ujarnya.

Lebih lanjut, Dekan mengingatkan bahwa mahasiswa pascasarjana merupakan bagian dari komunitas akademik. Bagi mahasiswa doktoral, perjalanan akademik tidak berhenti pada penyelesaian mata kuliah dan disertasi, tetapi juga mencakup tanggung jawab untuk menghasilkan pengetahuan baru, memperkaya diskursus akademik, dan berkontribusi dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat. Sementara itu, pendidikan magister diharapkan menjadi ruang untuk memperdalam keahlian dan kemampuan analitis serta mempersiapkan mahasiswa memberikan kontribusi lebih besar dalam bidang masing-masing.

Rangkaian PSAF juga diisi dengan talkshow mengenai pencegahan kekerasan seksual serta materi etik dalam akademik dan penelitian di lingkungan FISIP UI.

Menutup sambutannya, Dekan mengajak mahasiswa menjadikan FISIP UI bukan hanya sebagai tempat memperoleh gelar, melainkan sebagai ruang untuk tumbuh menjadi pribadi yang berpengetahuan, kompeten, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

“Manfaatkan waktu Saudara sebaik-baiknya. Bangun relasi, kembangkan kompetensi, lakukan penelitian yang bermakna, dan gunakan ilmu yang Saudara peroleh untuk memberikan kontribusi nyata,” pesannya.

Melalui PSAF Pascasarjana FISIP UI 2026/2027, mahasiswa baru diharapkan tidak hanya memahami sistem akademik dan layanan fakultas, tetapi juga memiliki orientasi akademik yang kuat untuk menjalani proses pendidikan sebagai bagian dari komunitas intelektual yang berkontribusi bagi masyarakat.