
Pengenalan Sistem Akademik dan Kemahasiswaan (PSAK) FISIP UI 2026 resmi dimulai pada Selasa (11/8) di Balai Serbaguna Purnomo Prawiro, FISIP UI. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian awal bagi mahasiswa baru FISIP UI 2026 untuk mengenal lingkungan akademik, sistem perkuliahan, fasilitas, serta berbagai peluang pengembangan diri yang tersedia selama menjalani kehidupan sebagai mahasiswa.
Rangkaian PSAK FISIP UI 2026 diawali dengan sambutan Dekan FISIP UI, Prof. Evi Fitriani Ph.D. Dalam sambutannya, Prof. Evi memperkenalkan FISIP UI sebagai salah satu pilar keilmuan sosial dan humaniora di Universitas Indonesia sekaligus menekankan pentingnya mahasiswa memahami lingkungan akademik yang menjadi tempat mereka bertumbuh.

Prof. Evi menjelaskan bahwa FISIP UI memiliki tujuh departemen yang menjadi kekuatan keilmuan fakultas. Perkembangan FISIP UI juga diarahkan pada penguatan program studi dan internasionalisasi, salah satunya melalui pembukaan kelas internasional. Menurutnya, keberagaman disiplin ilmu yang tersedia di FISIP UI merupakan kesempatan yang perlu dimanfaatkan mahasiswa, termasuk melalui mata kuliah lintas departemen dan lintas program studi.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Evi juga memperkenalkan nilai-nilai yang menjadi landasan bagi seluruh sivitas akademika UI. Sembilan nilai UI, yang mencakup kejujuran, keadilan, keterpercayaan, kemartabatan, tanggung jawab, kebersamaan, keterbukaan, kebebasan akademik, serta kepatuhan pada aturan, menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter mahasiswa.
Ia secara khusus menekankan pentingnya kejujuran akademik, termasuk penggunaan AI secara bertanggung jawab dan larangan plagiarisme. Selain itu, mahasiswa juga diingatkan untuk menjaga lingkungan akademik yang aman, termasuk dengan mencegah dan merespons kekerasan seksual.

Memasuki sesi Pemaparan Sistem Akademik, Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Kemahasiswaan, Dr. Hendriyani, S.Sos., M.Si menyoroti bahwa kehidupan mahasiswa di FISIP UI berlangsung dalam lingkungan yang besar dan beragam. Dengan ribuan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta berbagai pihak yang beraktivitas setiap harinya, mahasiswa diingatkan bahwa mereka tidak hidup sendiri di lingkungan kampus. Oleh karena itu, sikap saling menghargai, menjaga perilaku, serta menaati aturan menjadi bagian penting dari kehidupan akademik.
Asisten Manajer Kemahasiswaan, Reni Kartikawati, M.Krim memperkenalkan beragam program pengembangan kemahasiswaan, mulai dari pengembangan soft skill, literasi, hingga berbagai program prestasi. Mahasiswa dapat mengikuti kompetisi di tingkat UI, nasional, maupun internasional, serta mengakses program pendanaan.
Selain prestasi, mahasiswa juga diperkenalkan dengan berbagai peluang beasiswa dan bantuan dana kemahasiswaan. Mahasiswa didorong untuk mulai mencari informasi beasiswa sejak awal perkuliahan dan mempersiapkan dokumen yang umumnya dibutuhkan. Dukungan juga tersedia bagi mahasiswa yang mengikuti kompetisi, membutuhkan bantuan pendanaan kegiatan, maupun memperoleh prestasi tertentu.
Di luar bidang akademik, mahasiswa baru diperkenalkan dengan kehidupan organisasi dan komunitas di FISIP UI. Terdapat berbagai lembaga, himpunan mahasiswa, komunitas, hingga kegiatan di bidang olahraga, seni, budaya, serta sosial-politik yang dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri. Informasi mengenai berbagai kegiatan tersebut juga akan disalurkan melalui kanal kemahasiswaan FISIP UI.
Sementara itu, Manajer Riset, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian Masyarakat, Dr.phil. Diana Teresa Pakasi memperkenalkan MBRC atau perpustakaan FISIP UI sebagai salah satu pusat belajar yang dapat dimanfaatkan mahasiswa. Fasilitas tersebut menyediakan ruang untuk belajar, membaca, berdiskusi, maupun melakukan berbagai kegiatan akademik. Kehadiran MBRC diharapkan dapat mendukung mahasiswa dalam memaksimalkan proses belajar selama berada di FISIP UI.
Rangkaian PSAK kemudian dilanjutkan dengan Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Ventura dan Administrasi Umum, Dr. Dra. Ni Made Martini Puteri, M.Si yang membahas berbagai fasilitas dan tata kelola lingkungan FISIP UI. Dengan sejumlah gedung, ruang kelas, fasilitas olahraga, kantin, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya, mahasiswa diharapkan dapat menggunakan seluruh fasilitas secara optimal sekaligus bertanggung jawab dalam menjaganya.
Ia turut menekankan pentingnya kontribusi mahasiswa dalam menjaga lingkungan kampus, termasuk melalui kebiasaan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, mematikan lampu ketika tidak digunakan, serta membawa tumbler dan wadah makanan sebagai bagian dari upaya mendukung lingkungan kampus yang berkelanjutan.

Selain itu, FISIP UI juga berkomitmen menyediakan lingkungan yang inklusif melalui fasilitas yang memperhatikan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Mahasiswa turut diingatkan mengenai penerapan kawasan tanpa rokok serta berbagai aturan penggunaan fasilitas kampus.
Melalui rangkaian pembukaan PSAK ini, mahasiswa baru tidak hanya diperkenalkan pada sistem akademik dan fasilitas FISIP UI, tetapi juga diajak memahami tanggung jawab mereka sebagai bagian dari sivitas akademika.
Pesan yang terus ditekankan adalah pentingnya memanfaatkan berbagai kesempatan yang tersedia, membangun relasi dengan lingkungan yang beragam, serta menjaga integritas dan nama baik FISIP UI. Dengan demikian, kehidupan mahasiswa diharapkan tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi juga menjadi proses untuk membentuk pribadi yang berintegritas, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.


