{"id":247781,"date":"2025-12-10T18:00:00","date_gmt":"2025-12-10T11:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/fisip.ui.ac.id\/?p=247781"},"modified":"2025-12-12T10:05:06","modified_gmt":"2025-12-12T03:05:06","slug":"ui-dan-pemerintah-korea-selatan-perkuat-kolaborasi-hadapi-terorisme-dan-kejahatan-siber-di-indo-pasifik-pada-simposium-counterterrorism","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fisip.ui.ac.id\/en\/ui-dan-pemerintah-korea-selatan-perkuat-kolaborasi-hadapi-terorisme-dan-kejahatan-siber-di-indo-pasifik-pada-simposium-counterterrorism\/","title":{"rendered":"UI dan Pemerintah Korea Selatan Perkuat Kolaborasi Hadapi Terorisme dan Kejahatan Siber di Indo-Pasifik pada Simposium Counterterrorism"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" data-id=\"247784\" src=\"https:\/\/fisip.ui.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG_4853-223-1024x683.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-247784\" srcset=\"https:\/\/fisip.ui.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG_4853-223-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/fisip.ui.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG_4853-223-400x267.jpg 400w, https:\/\/fisip.ui.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG_4853-223-768x512.jpg 768w, https:\/\/fisip.ui.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG_4853-223-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/fisip.ui.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG_4853-223-2048x1365.jpg 2048w, https:\/\/fisip.ui.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG_4853-223-1500x1000.jpg 1500w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" data-id=\"247783\" src=\"https:\/\/fisip.ui.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG_4731-53-1024x683.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-247783\" srcset=\"https:\/\/fisip.ui.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG_4731-53-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/fisip.ui.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG_4731-53-400x267.jpg 400w, https:\/\/fisip.ui.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG_4731-53-768x512.jpg 768w, https:\/\/fisip.ui.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG_4731-53-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/fisip.ui.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG_4731-53-2048x1365.jpg 2048w, https:\/\/fisip.ui.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG_4731-53-1500x1000.jpg 1500w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Departemen Ilmu Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) mengadakan simposium \u201cProspective Paths of Indonesia\u2013South Korea Collaboration in Combating Terrorism and Transnational Crime\u201d pada Rabu (10\/12) di Auditorium Juwono Sudarsono, Kampus FISIP, Depok.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam sambutan resmi, Kepala Departemen Hubungan Internasional FISIP UI, Dr. Broto Wardoyo, menegaskan pentingnya dialog yang konsisten antara kedua negara di tengah perubahan cepat situasi keamanan global.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSeiring dengan berkembangnya lanskap keamanan global dalam kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dialog yang berkelanjutan antara Indonesia dan Republik Korea menjadi tidak hanya berharga tetapi esensial. Kolaborasi kita hari ini menjadi landasan bagi terciptanya Indo-Pasifik yang lebih aman dan lebih tangguh.\u201d ujarnya<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, Charg\u00e9 d\u2019Affaires ad Interim Kedutaan Besar Republik Korea, Mr. Park Soo-Deok, menyampaikan apresiasi atas kemajuan Indonesia dalam penanggulangan terorisme. \u201cKemajuan Indonesia dalam counterterrorism patut diapresiasi, namun kemunculan kejahatan transnasional baru terutama jaringan penipuan daring menuntut pendekatan yang lebih inovatif,\u201d kata Park.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi kawasan dengan menyatakan, \u201cMemperdalam kerja sama ASEAN\u2013Korea merupakan kunci untuk melindungi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat kita.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mr. Lee Gyu Hang, Senior Deputy Director National Counter Terrorism Centre, menekankan pentingnya kerja sama strategis kedua negara. \u201cIndonesia adalah mitra kunci Korea di Indo-Pasifik. \u201cKita harus memperdalam kolaborasi dalam ketahanan siber, monitoring keuangan lintas batas, dan isu migrasi, terutama ketika ekstremis memanfaatkan teknologi digital dengan sangat cepat,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam sesi pemaparan utama, Deputi Densus 88, Brigjen I Made Astawa, menyoroti tren global aktivitas ISIS dan Al-Qaeda di Afrika dan Timur Tengah serta meningkatnya radikalisasi anak muda melalui platform digital.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cTikTok, aplikasi terenkripsi, dan gim daring kini menjadi pintu masuk radikalisasi. Meski insiden terorisme nasional menurun sejak 2017, ancaman terus berkembang dan tak satu negara pun dapat menghadapinya sendirian,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam paparannya, Iwa Maulana (Centre of Detention Studies) melaporkan bahwa Indonesia mencatat nol serangan terorisme pada 2023\u20132025, namun pola ancaman bergeser. \u201cRadikalisasi daring terhadap anak-anak dan penggunaan cryptocurrency untuk pendanaan terorisme meningkat signifikan. Pemenjaraan bukan satu-satunya solusi, mengingat risiko radikalisasi di dalam penjara,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menambahkan perspektif akademik, Dr. Chaula Rininta Anindya (Dosen Departemen HI FISIP UI), menyoroti pentingnya pendekatan komprehensif. \u201cIndonesia bergerak ke arah model counterterrorism yang menggabungkan pendekatan keras dan lunak. Program seperti Rumah Wasathiyah dan Rencana Aksi Nasional Penanggulangan Ekstremisme menunjukkan bahwa pendekatan \u2018whole-of-society\u2019 sangat diperlukan,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari sisi pembiayaan, Kim Minji (NCCT Korea) memaparkan tren global penyalahgunaan aset digital. \u201cPada 2025, kami menangani kasus pengiriman dana USD 680.000 ke kelompok ekstremis oleh seorang warga asing di Korea. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya memperkuat kerja sama FIU internasional,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam penutup diskusi, Tony Prianto (Polri) menegaskan komitmen Polri dalam kerja sama internasional. \u201cIndonesia kini memiliki 97 MoU internasional dan aktif dalam operasi siber serta program pelatihan bersama, termasuk proyek <em>Breaking Chains<\/em> yang didukung Korea untuk memberantas pusat penipuan di Asia Tenggara,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Simposium ini ditutup dengan seruan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dan lintas negara. Indonesia dan Korea Selatan menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kerja sama dalam pertukaran intelijen, penguatan keamanan siber, penanggulangan pendanaan terorisme, peningkatan kapasitas regional, serta kerja sama kepolisian dan penegakan hukum internasional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Simposium ini diharapkan menjadi katalis bagi penguatan stabilitas dan keamanan kawasan Indo-Pasifik di tengah meningkatnya ancaman terorisme dan kejahatan transnasional.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Departemen Ilmu Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) mengadakan simposium \u201cProspective Paths of Indonesia\u2013South Korea Collaboration in Combating Terrorism and Transnational Crime\u201d pada Rabu&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":247782,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":"","_members_access_role":[],"_members_access_error":""},"categories":[717],"tags":[],"class_list":["post-247781","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-beritakita"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fisip.ui.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/247781","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fisip.ui.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fisip.ui.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fisip.ui.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fisip.ui.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=247781"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/fisip.ui.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/247781\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":247787,"href":"https:\/\/fisip.ui.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/247781\/revisions\/247787"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fisip.ui.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/247782"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fisip.ui.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=247781"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fisip.ui.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=247781"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fisip.ui.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=247781"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}