{"id":47812,"date":"2019-11-13T11:28:28","date_gmt":"2019-11-13T04:28:28","guid":{"rendered":"http:\/\/fisip.ui.ac.id\/?p=47812"},"modified":"2019-11-14T10:23:20","modified_gmt":"2019-11-14T03:23:20","slug":"diplomasi-ekonomi-4-0-satu-pilar-kebijakan-politik-luar-negeri-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fisip.ui.ac.id\/en\/diplomasi-ekonomi-4-0-satu-pilar-kebijakan-politik-luar-negeri-indonesia\/","title":{"rendered":"Diplomasi Ekonomi 4.0 : Satu Pilar Kebijakan Politik Luar Negeri Indonesia"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ina Hagniningtyas Krisnamurthi sebagai Staf&nbsp;\nAhli&nbsp; Bidang&nbsp; Diplomasi&nbsp; Ekonomi&nbsp;Kementrian Luar Negeri\nmenjadi pembicara pada <em>International Relation Project<\/em> UI 2019 di Auditorium Juwono\nSudarsono FISIP UI pada tanggal (8\/11) yang diadakan oleh Departemen Hubungan\nInternasional Universitas Indonesia<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara strategis dan ekonomis,\npartisipasi Indonesia dalam misi pemeliharaan perdamaian juga dapat\ndimanfaatkan untuk mendorong pengembangan industri strategis nasional di bidang\npertahanan. Diplomasi ekonomi juga dilakukan oleh Indonesia. Seperti diplomasi\nekonomi 4.0 yang disampaikan oleh Ina\nHagniningtyas Krisnamurthi sebagai Staf&nbsp; Ahli&nbsp; Bidang&nbsp;\nDiplomasi&nbsp; Ekonomi&nbsp;Kementrian Luar Negeri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cDiplomasi ekonomi adalah diplomasi modern karena pada\ntahun 2008 orang baru sadar adanya globalisasi. Perkembangan teknologi,\nkomunikasi dan informasi, membuat perubahan mendasar terhadap bentuk, metode,\nalat dan prinsip dari diplomasi. Perkembangan ini terjadi setelah perkembangan\nteknologi setelah revolusi industri 3.0 yang terjadi sekitar tahun 70an sampai\ndengan 90an\u201d ujar Ina Hagniningtyas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ina Hagniningtyas juga menjelaskan, perubahan mendasar dampak dari diplomasi globalisasi adalah aktor diplomasi makin beragam semua ingin ikut berdiplomasi, teknologi menjadi bagian dari diplomasi karena kecanggihan teknologi sekarang ini diplomasi bisa melalui <em>email, whatsapp<\/em> dan lain sebagainya hal ini sangat berdampak luas maka dari itu perlu adanya strategi komunikasi massa yang baik. <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"http:\/\/fisip.ui.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/DSC08685-1024x683.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-47814\" srcset=\"https:\/\/fisip.ui.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/DSC08685-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/fisip.ui.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/DSC08685-400x267.jpg 400w, https:\/\/fisip.ui.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/DSC08685-768x512.jpg 768w, https:\/\/fisip.ui.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/DSC08685-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/fisip.ui.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/DSC08685-1080x720.jpg 1080w, https:\/\/fisip.ui.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/DSC08685-1280x853.jpg 1280w, https:\/\/fisip.ui.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/DSC08685-980x653.jpg 980w, https:\/\/fisip.ui.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/DSC08685-480x320.jpg 480w, https:\/\/fisip.ui.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/DSC08685.jpg 1620w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai diplomat tidak hanya melakukan\nperundingan isu-isu tradisional tapi juga berfikir mengenai isu-isu non\ntradisional untuk memenangkan perundingan diplomasi. Isu-isu tradisional ini\nmengenai perdagangan, UMKM, <em>development<\/em>\n(pembangunan kapasitas, keamanan <em>cyber<\/em>\ndan transfer teknologi). Sedangkan isu-isu non tradisional dibagi menjadi dua,\nyaitu isu-isu tematik seperti gastro-diplomacy dan fashion-diplomacy serta\nekonomi digital (digitalisasi dan <em>e-commerce<\/em>)\ndan ekonomi kreatif. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Prioritas politik luar negeri Indonesia juga menerapkan\n4+1 untuk 5 tahun ke depan yaitu melihat diplomasi Indonesia yang berhasil\nmemperjuangkan kepentingan nasional dan diplomasi Indonesia yang terus dapat\nberkontribusi bagi perdamaian dan kesejahteraan dunia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penguatan antara lain dilakukan pada pelaksanaan diplomasi ekonomi.\nPrioritas politik luar negeri Indonesia akan bertumpu pada prioritas 4+1, yaitu\npenguatan diplomasi ekonomi, diplomasi\nperlindungan, diplomasi kedaulatan dan kebangsaan, meningkatkan kontribusi dan\nkepemimpinan indonesia di kawasan dan dunia. <em>Plus<\/em> satu, Kementerian\nLuar Negeri akan terus memperkuat infrastruktur diplomasi, serta mendidik para\ndiplomat menjadi diplomat handal dan berkualitas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai diplomat tidak hanya melakukan\nperundingan isu-isu tradisional tapi juga berfikir mengenai isu-isu non\ntradisional untuk memenangkan perundingan diplomasi. Isu-isu tradisional ini\nmengenai perdagangan, UMKM, <em>development<\/em>\n(pembangunan kapasitas, keamanan <em>cyber<\/em>\ndan transfer teknologi). Sedangkan isu-isu non tradisional dibagi menjadi dua,\nyaitu isu-isu tematik seperti gastro-diplomacy dan fashion-diplomacy serta\nekonomi digital (digitalisasi dan <em>e-commerce<\/em>)\ndan ekonomi kreatif. <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ina Hagniningtyas Krisnamurthi sebagai Staf&nbsp; Ahli&nbsp; Bidang&nbsp; Diplomasi&nbsp; Ekonomi&nbsp;Kementrian Luar Negeri menjadi pembicara pada International Relation Project UI 2019 di Auditorium Juwono Sudarsono FISIP UI pada tanggal (8\/11) yang diadakan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":47813,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":"","_members_access_role":[],"_members_access_error":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-47812","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-berita"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fisip.ui.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47812","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fisip.ui.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fisip.ui.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fisip.ui.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fisip.ui.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47812"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fisip.ui.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47812\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fisip.ui.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/47813"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fisip.ui.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47812"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fisip.ui.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47812"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fisip.ui.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47812"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}