
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) melalui Miriam Budiardjo Resource Center (MBRC) menyelenggarakan Pelatihan Literasi Digital untuk Pengajar dan Mahasiswa FISIP UI dengan fokus pada optimalisasi Scopus AI.
Kegiatan ini menjadi upaya FISIP UI meningkatkan kompetensi sivitas akademika dalam menelusuri dan mengeksplorasi literatur ilmiah dengan memanfaatkan teknologi berbasis kecerdasan artifisial (AI) secara efektif, kritis, dan bertanggung jawab.
Pelatihan dilaksanakan pada Kamis, (27/8), di Auditorium Juwono Sudarsono, FISIP UI. Kegiatan difasilitasi oleh pustakawan Universitas Indonesia yang bertindak sebagai pengajar. Pelatihan merupakan bagian dari pengembangan keilmuan dan keahlian, khususnya dalam memperkuat kemampuan dosen dan mahasiswa memanfaatkan sumber informasi ilmiah di tengah perkembangan teknologi digital.
Di era informasi dan masyarakat berbasis pengetahuan (knowledge-based society), kemampuan mengakses, menelusuri, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi menjadi bagian penting dalam mendukung kegiatan akademik. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memungkinkan pertukaran informasi berlangsung cepat tanpa terbatas ruang dan waktu.
Dalam konteks perguruan tinggi, kemampuan tersebut menjadi semakin relevan karena dosen membutuhkan sumber ilmiah yang kredibel untuk mendukung penelitian dan publikasi, sementara mahasiswa memerlukannya untuk menunjang pembelajaran dan penyusunan karya ilmiah.
Perkembangan teknologi AI menghadirkan peluang sekaligus kebutuhan baru dalam proses penelusuran informasi ilmiah. Pemanfaatan Scopus AI tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis dalam menggunakan fitur yang tersedia, tetapi juga pemahaman mengenai strategi penelusuran, relevansi informasi, serta evaluasi terhadap hasil yang diperoleh. Karena itu, penggunaan AI dalam kegiatan akademik perlu tetap disertai kemampuan pengguna untuk melakukan penilaian dan verifikasi terhadap informasi ilmiah.
Pelatihan menggunakan metode partisipatoris yang memadukan demonstrasi dan praktik langsung. Peserta berkesempatan melakukan penelusuran berdasarkan topik atau pertanyaan tertentu, mengeksplorasi hasil yang diperoleh, mengidentifikasi literatur yang relevan, serta memahami keterkaitan informasi dengan kebutuhan akademik dan penelitian.
Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengevaluasi dan memverifikasi informasi dengan mempertimbangkan relevansi, kredibilitas, serta sumber informasi.
Bagi dosen, pelatihan ini diharapkan meningkatkan kemampuan memanfaatkan Scopus AI untuk menelusuri literatur, mengeksplorasi topik penelitian, mengidentifikasi perkembangan kajian dalam bidang keilmuan, serta mengembangkan ide dan arah penelitian. Peningkatan kompetensi tersebut diharapkan dapat mendukung kualitas penelitian dan publikasi ilmiah.
Sementara itu, bagi mahasiswa, Scopus AI dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung untuk menemukan literatur yang relevan, memahami suatu topik kajian, mengembangkan ide penelitian, serta menunjang penyusunan karya ilmiah. Secara lebih luas, kegiatan ini diharapkan meningkatkan kapasitas sivitas akademika FISIP UI dalam memanfaatkan sumber informasi ilmiah dan teknologi berbasis AI secara efektif, kritis, dan bertanggung jawab.
Kegiatan diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab untuk memberikan ruang kepada peserta menyampaikan pertanyaan maupun kendala dalam pemanfaatan Scopus AI. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan memperoleh pemahaman konseptual sekaligus pengalaman praktis dalam mengoptimalkan Scopus AI sebagai sarana pendukung penelusuran dan eksplorasi informasi ilmiah.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat peran perpustakaan sebagai bagian strategis dalam ekosistem akademik FISIP UI. Dengan penguatan literasi informasi dan pemanfaatan teknologi AI yang disertai sikap kritis serta tanggung jawab akademik, teknologi diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran, penelitian, pengembangan ide, dan penyusunan karya ilmiah tanpa mengurangi peran sivitas akademika dalam menilai serta memverifikasi informasi.


