Pilih Laman

Hubungan politik yang dingin antara pemerintah Jepang dengan Tiongkok sudah terjadi sejak lama. Hal ini tentu saja menimbulkan ketegangan tak hanya bagi kedua belah pihak, namun negara-negara lain di Asia. Untuk mendalami seluk beluk hubungan politik Jepang dan Tiongkok, Departemen Ilmu Hubungan Internasional menggelar kuliah umum membahas mengenai hal tersebut. Kuliah umum yang diadakan pada Rabu (7/9/2016) di Ruang N2.101, Gedung Nusantara, FISIP UI ini dihadiri oleh Prof. Go Ito, pengajar di Meiji University, Jepang.

Kuliah umum dimulai dengan pemaparan alasan mengapa Jepang memiliki hubungan kurang baik dengan Tiongkok. Prof. Go Ito mengatakan bahwa Jepang menilai bahwa selama ini terjadi hubungan unilateral yang bersifat koersif yang dilakukan oleh pemerintah Tiongkok, terutama kebijakannya dalam polemik Laut Cina Selatan. Perilaku turis Tiongkok yang bersikap kurang baik ketika di Jepang pun menjadi salah satu alasan lainnya. Sedangkan, Tiongkok berpandangan bahwa Jepang tidak memiliki refleksi atas sejarah hubungan kedua bangsa dan memiliki keinginan untuk melihat Tiongkok jatuh.

Artikel Lainnya:  Fenomena Slacktivism dan Filter Bubble Sebagai Dampak Clicking Monkey di Media Sosial

Keadaan diperparah dengan adanya dua persepsi satu sama lain. Jepang yang menilai Tiongkok tidak suka terhadap mereka akibat dari perjanjian keamanan yang dianggap tidak menguntungkan Tiongkok. Sedangkan Tiongkok mengira Jepang tidak menyukai mereka karena iri dengan kebangkitan negeri Tirai Bambu sebagai salah satu negara superpower dunia. Mispersepsi di antara kedua belah pihak membuat hubungan di antara mereka tidak semakin membaik.

Meski demikian, hubungan dingin tersebut harus disikapi serta diperbaiki. Keadaan letak kedua negara yang bertetangga adalah salah satu alasan kuatnya. Prof Go Ito mengatakan bahwa kepercayaan antara kedua negara harus saling dikuatkan, dengan tentu saja menghilangkan perspesi yang salah antara kedua belah pihak. Dengan demikian, Jepang dan Tiongkok akan beriringan sebagai negara ketiga dan kedua ekonomi terbesar di dunia.

Artikel Lainnya:  Kebijakan Luar Negeri Inggris dan Hubungan Diplomasi dengan Indonesia

Prof. Go Ito adalah salah satu ahli terkemuka Jepang pada hubungan AS-China-Jepang serta teori-teori hubungan internasional. Berperan sebagai Associate Professor dalam Departemen Hubungan Internasional di Universitas Meiji dan Research Fellow di Forum Hubungan Internasional Jepang, Prof. Ito memiliki dampak yang signifikan pada penelitian dan pembuatan kebijakan di kawasan Asia. Berbagai penghargaan di lingkup domestik dan internasional pun sering ia dapatkan. Selama masa penelitiannya, ia sering bertemu dengan pembuat kebijakan, analis, peneliti di badan-badan federal AS, lembaga think tank, universitas, dan koran untuk bertukar ide dan memperluas pengetahuan tentang masalah di bidang ini.