Pilih Laman

Grand Closing of UI Art War 2015mengukuhkan FISIP UI sebagai Juara Umum UI Art War 2015, beberapa kategori itu antara lain; Juara 2 Deklamasi Puisi, Juara 3 Mural, Juara 1 Solo Vocal, Juara 1 Film, Best Director Film, Best Actress Film, Juara 1 Tari, Juara 1 Teater, Best Supporting Actor Teater, Best Supporting Actress Teater, Best Director Teater, Best Artistic Teater, Best Bass Band. UI Art War kali ini mengusung tema “Harga Seni”. . UIAW berupa kompetisi dengan jumlah 11 mata lomba, yaitu solo vocal, vocal group, fotografi, tari, teater, film, deklamasi puisi, stand up comedy, mural, dan lukis. Seluruh fakultas mengikuti mata lomba ini, tidak terkecuali FISIP.

UI Art War 2015 dibuka dengan Parade, dengan tema “Hippie”., dengan rute FISIP menuju Lapangan Hockey Universitas Indonesia. Dengan nuansa jingga, parade dari FISIP dilakukan dengan membawa properti kerangka Mobil VW dari triplek, tulisan-tulisan di triplek, dengan atribut flower crown, tali-tali yang dikepang dan diikat, fringes dari kertas krep, dan cape dari kain tetoron.

Mata lomba pertama di UI Art War 2015 adalah Stand Up Comedy, berlokasi di Gedung Quantum FT. Dengan tema “Egoisme Pemerintah”, dengan diketuai Arish Fadillah, “Egoisme Kaum Pemerintah: Sebuah Orasi Sosiokultural” disusun oleh Akbar Darmansyahputra dan M. Doni Rahman dan disajikan oleh M. Ervirdi Rahmat.

Di hari berikutnya, dilaksanakan mata lomba deklamasi puisi di Pusat Studi Jepang. Tema yang diusung adalah “Egoisme Intelektual”. Puisi dari FISIP berjudul “Pesan Bumi untuk Planet Selanjutnya” karangan Fildza Hasna dan dibacakan oleh M. Rahmad Effendi. Lomba puisi ini terdapat dua penilaian, yaitu voting puisi terfavorit secara langsung dan melalui media sosial line, serta pembacaan puisi itu sendiri. Untuk deklamasi puisi FISIP berhasil meraih juara 2.

Artikel Lainnya:  Pertemuan Dekan FISIP UI dengan Rektor University of Warwick, Inggris

Kemudian dilanjutkan dengan Mural pada hari yang diadakan di Taman Seni FT. Tema dari mata lomba ini adalah “Egoisme Kaum Marjinal”. Ketua Cabang adalah Henli Bestyana dengan kontingen M. Guntoro, M. Luthfi, dan Soraya Azizah. Dengan karya berjudul “Mangan Ora Mangan Sing Penting Ngudud”, Mural dari FISIP memperoleh juara 3.

Mata lomba Fotografi dilaksanakan di Taman Suropati dan di Semanggi. Tema lomba fotografi ini adalah “Urban Life Slave”. Dengan Ketua Cabang Kevin Aeldry, FISIP diwakilkan oleh Andi Saskia dan Bagus Ghufron dengan karya foto berjudul “Budak Teknologi” dan “Wacana”. Lomba selanjutnya yaitu Solo Vocal diadakan pada di Pusat Studi Jepang. Dengan tema “Egoisme Cinta”, FISIP diwakilkan oleh Desmonda Cathabel diiringi dengan alunan piano Cania Citta Irlanie. Dua buah lagu dibawakan, yaitu lagu wajib “Unbreak My Heart” dan lagu bebas “My Man”. Penampilan solo vocal dari FISIP berhasil menyabet juara 1. Di sore hari yang sama, lomba Vocal Group dilaksanakan dengan tema “Generation of Worthy”. Dengan Ketua Cabang Yohanes Manuel, kontingen dari FISIP adalah Abdur Rizky, Ardian Nandakusuma, Cania Citta, Kezia Hildetamar, Mutiara Azka, Noel Anugerah, dan Theresa Septiani. Lagu yang dibawakan yaitu “Cinta Indonesia” dan lagu medley “Pemuda” dan “Bahasaku Bahasa Indonesia”.

Kemudian mata lomba Tari dengan tema “Empati & Simpati”. FISIP membawakan tari kreasi “Tari Coga” dari Minang dengan Ketua Cabang Rizqa Rahim dan kontingen Achmad Mulyadi, Achmad Rendy, Adzra Fadhila, Agung Kurniawan, Aisyah Ayu, Axel Amorio, Bob Aditya, Bonita Putri, Erlangga Saputra, Farchan Fachrurrezy, Galarizky Wiragaharu, Gupto Andreantoro, Hari Farisca, Haris Bashori, Hendi Herdiansyah, Kevin Perdana, Lidwina Putri, Mayestika Dhea, Muhammad Rifki, Nadia Himmatul, Natasha Adindawati, Rangga Randika, Ryan Mega, Sastia Yunanta, dan Muhammad Rey. Kontingen Tari dari FISIP ini berhasil meraih Juara 1. Mata lomba Lukis dilaksanakan di Plaza FISIP. Tema mata lomba ini adalah “Menolak Rutinitas”. FISIP diwakilkan oleh Edra Pramaskara sebagai Ketua Cabang dan Muhammad Kukuh sebagai kontingen, dengan hasil karya berjudul “Hampa”.

Artikel Lainnya:  Mengenal Lebih Dekat Kinerja Duta Besar melalui Forum Debriefing IV

Tidak ketinggalan mata lomba Teater dan Film. Teater dilaksanakan di Balai Sidang UI dengan tema “Berkarya untuk Indonesia”. Mata lomba Teater dari FISIP berjudul “Usir” diketuai oleh Dhea Luciany dengan kontingen Adisty Safitri, Alifa Claudia, Andini Larasati, Anetha Ayu, Annisa Adliya, Arunee Najla, Atika Rachmawati, Ayu Reggita, Dian Pramudita, Dinda Ayu, Hisana Putri, Indy Kana, Iqro Wahyu, Kidung Asmara, Leonie Di, Margareta Marisa, Maudy Yulia, M. Rajib, Mulia Aisyah, Nabillah Ulfah, Ni Putu, Puspita Mayangsari, Restu Apriliani, Sabrina Burhanudin, Veronica Oktavia, Wulandari Anindya, Zahra Rennalya, Ganjar Nugeraha, Aditya Lessang, Elgine Harits, Belinda, Engelbertus, Nidyanthy, Juan Djamin, Raka Dewantoro, Revi Novka, Auzan Mario, Ahmad Khemal, Luthfi Amri, Sigit Zaki, Ihsan Ayyasy, Rama Bagaskara, dan Habibi Azis. Untuk mata lomba Film dengan tema “Egoisme Pemerintah”, dilaksanakan di Auditorium Gedung H Psikologi, dengan perwakilan FISIP Ketua Cabang Seren Trihardja dan kontingen Adela Natasha, Ammar Haraki, Alvin Nichola, Betharia Nurhadits, Chandra Ruts Fajarie, Christoforus, Dinna Putri, Jessika Nadya, Luna Hapsari, M. Said, Misael Josua, Paulus Sarli, dan Tia Salwa dengan film berjudul “Enigma”. Di 2 mata lomba ini, FISIP berhasil menyabet juara 1. Tidak hanya itu, juga diperoleh penghargaan sebagai Best Director dan Best Actress di mata lomba Film dan Best Director, Best Supporting Actor, Best Supporting Actress, dan Best Artistic di mata lomba Teater.

Artikel Lainnya:  Sidang Promosi Doktor: Murti Kusuma Wirasti (Program Studi Ilmu Komunikasi)

Hari berikutnya mata lomba Band bertema “Universal untuk Harmoni” di Lapangan Parkir Psikologi. Dengan Ketua Cabang Jonathan Harahap, FISIP diwakili oleh Ilham Pradapa, Nabila Ernada, Nadira Sinulingga, Naufan Ghani, Patrick Pardede, Rizfaan Maarij, Ruben Haloho, dan Ruth Olivia, dengan membawakan lagu wajib berjudul Zamrud Khatulistiwa dan lagu bebas karangan sendiri berjudul “Tribute to Jagoan Seni”. FISIP mendapat penghargaan Best Bass.

Terima kasih Jagoan Seni atas karya & perjuangannya. Terima kasih warga FISIP yang terus memberikan semangat, dukungan & bimbingan selama ini. Mari bersama berkarya dengan cerdas, berkarya dengan hati. #JagoanSeni #BeraniBangga #SatuFISIP (Refisca Anggia Sisvari- Humas Kontingen FISIP for UI Art War 2015)