Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal pada Selasa (31/03) di Auditorium Juwono Sudarsono, FISIP UI. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di lingkungan akademik.

Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, pimpinan departemen, mantan dekan, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa FISIP UI. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa sepanjang kegiatan, mencerminkan semangat kebersamaan yang terus dijaga oleh sivitas akademika.

Dalam sambutannya, Dekan FISIP UI, Evi Fitriani, menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan memperkuat kolaborasi di tengah dinamika tantangan global. Ia juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus menumbuhkan semangat saling mendukung serta menjaga nilai-nilai integritas dalam menjalankan peran masing-masing.

“Momentum Halal Bihalal ini tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan, tetapi juga sarana untuk memperkuat komitmen kita dalam membangun lingkungan akademik yang inklusif, dan berintegritas,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, ceramah disampaikan oleh Arif Zamhari yang mengangkat tema mengenai pentingnya integritas spiritual dan profesional dalam kehidupan sehari-hari. Ia menyoroti bahwa keberkahan dalam bekerja dan berkontribusi dapat dicapai melalui keseimbangan antara nilai spiritual dan profesionalitas, serta kegembiraan dalam berkhidmat.

Menurutnya, semangat pengabdian yang dilandasi keikhlasan dan integritas akan membawa dampak positif tidak hanya bagi individu, tetapi juga bagi institusi dan masyarakat luas.

Pada kegiatan Halal Bihalal ini juga diadakan doa bersama atas meninggalnya Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional dan Mantan Dekan FISIP UI periode 1988–1994, Prof. Juwono Sudarsono. Halal Bihalal ini diharapkan dapat semakin memperkuat tali silaturahmi serta menumbuhkan semangat baru bagi seluruh sivitas akademika FISIP UI dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi dengan penuh dedikasi dan keberkahan.