Pilih Laman

Industri jasa asuransi merupakan salah satu pilar keuangan bagi negara maju. Di Indonesia, industri ini berkembang pesat karena potensi pasarnya yang besar dan dukungan pemerintah lewat kebijakannya. Terdapat 413 perusahaan asuransi yang berdiri di Indonesia per Desember 2014.

Hal ini yang melatarbelakangi Syamsul Bahri untuk menganalisis hal-hal apa saja yang dibutuhkan untuk meningkatkan kinerja perusahaan asuransi agar dapat berperan secara optimal bagi perekonomian negara. Caranya dengan meneliti Insurers Factor dan Penetapan Retensi.

Hasil penelitian yang diperoleh mengenai insurers factor yang mempengaruhi premi reasuransi adalah Modal/Ekuitas, Profit, Klaim Netto, UW Risk, Lini Bisnis Property, Motor Vehicle, Engineering, Cargo, Hull and Liability, Surety, PA & Health, Aneka, serta interaksi antara modal dan profit. Hasil penelitian yang kedua adalah retensi perusahaan asuransi ditentukan oleh  capital at risk, profit loading, risk willingness, dan unbalancedness.

Penelitian Syamsul Bahri ini dipresentasikan di depan penguji sarjana program doktoral Departemen Ilmu Administrasi di Auditorium Juwono Sudarsono. Sidang ini diketuai oleh Dr. Arie Setabudi Soesilo, M.Sc. Adapun yang menjadi penguji antara lain Prof. Dr, Syamsul Maarif, Dr. Toto Pranoto, dan Drof. Dr. Azhar Kasim, M.P.A.

Artikel Lainnya:  Kuliah Umum: Perwakilan Khusus Sekjen PBB untuk Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak