Pilih Laman

Sebagai rangkaian dari acara Pekan Komunikasi 2016, Journalight mengadakan seminar tentang Jurnalisme di era digital dengan tema Be a Digital Journalist, Let’s Dig-It-All!. Acara tersebut berlangsung di Auditorium Juwono Sudarsono pada Senin (25/4/2016). Di seminar itu, hadir pembicara dari media nasional seperti Pangeran Siahaan (kolumnis di Detik.com), Yusuf Arifin (Pemimpin Redaksi di CNN Indonesia) serta Wicaksono (Pemimpin Redaksi di Beritagar.id).

Seminar Journalight membahas mengenai bagaimana keadaan dunia jurnalistik khususnya menyikapi peralihan dari media konvensional ke media digital. Dalam seminar yang dibagi kepada tiga sesi tersebut, masing-masing pembicara hadir dengan masing-masing perspektif tentang bagaimana seharusnya jurnalisme menyikapi era peralihan tersebut.

Yusuf Arifin, misalnya, menyebut adanya senja kala bagi jurnalis tatkala menghadapi dunia online. Dengan adanya media sosial, Yusuf menganggap kini semua orang dapat menjadi “jurnalis” karena media sosial membuka akses bagi semua orang untuk menulis. Selain itu, media online juga pelan-pelan “membunuh” keberadaan media cetak karena dengan adnaya media online, oplah koran menjadi menurun.

Artikel Lainnya:  Semarak Kota Seni di FISIP UI

Sebaliknya dengan Yusuf Arifin, Pangeran Siahaan menganggap bahwa media dalam jaringan adalah permulaan bagi jurnalis untuk dapat berkembang. Baginya saat ini media digital membuka peluang luas untuk jurnalis membuat laporan jurnalistik menggunakan berbagai medium.

Salah satu perspektif lain dihadirkan oleh Wicaksono. Sebagai pemimpin redaksi dari Beritagar .id, sosok yang terkenal dengan nama Ndoro Kakung ini menjelaskan tentang bagaimana cara kerja media Beritagar.id. Ia menjelaskan bahwa dengan menggambarkan seberapa banyak media online yang ada di Indonesia. Lantas, Beritagar.id melakukan suatu pemberitaan dengan mengaplikasikan sistem crawling yang dilakukan oleh bahasa pemograman untuk mencari berita yang relevan. Melalui sistem tersebut, dapat muncul pemberitaan yang komprehensif mengenai suatu isu.

Artikel Lainnya:  Penggunaan dan Penyalahgunaan Keragaman: Respon Antropologis terhadap Ancaman Disintegrasi”

Seminar Journalight adalah salah satu acara di mata acara Journalight Pekan Komunikasi 2016. Selain seminar, Journalight mengadakan workshop bersama finalis serta company visit ke CNN Indonesia.