Pilih Laman

Setelah berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan penguji, Rabu (18/5/2015), Amirudin meraih gelar doktor di bidang Antropologi. Disertasi yang diajukan Amirudin berjudul “Tayangan Religi sebagai Ranah Produksi Budaya: Kajian terhadap Tayangan Mamah dan Aa Beraksi di Stasiun TV Indosiar.”

Dalam sidang promosi doktornya, Amirudin memaparkan bahwa penelitiannya berangkat dari pertanyaan mengenai proses produksi tayangan religi “Mama dan Aa Beraksi” di Stasiun Televisi Indosiar dalam relasinya dengan pembentukan kebudayaan.

Latar belakang yang mendasari kajian tayangan religi “Mama dan Aa Beraksi” adalah tayangan ini sangat dekat dengan keseharian masyarakat yang mengandung konsekuensi, dimana ada keunikan dalam memindahkan praktik keseharian ke dalam bentuk tayangan yang membutuhkan imajinasi tim kreatif. Faktor lainnya ialah, tayangan ini menunjukkan adanya keterlibatan aktif para aktor dalam sebuah ranah produksi budaya. Seluruh pihak dimediasi dalam suatu proses pengambilan gambar di studio yang mencerminkan mediasi antar aktor serta bentuk keterlibatan aktif audience dan produser dalam produksi budaya. Tayangan ini juga mendapatkan banyak dukungan audience di dalam dan di luar studio. Hal ini terlihat dari perolehan angka rating/ share rating yang tinggi hingga mencapai angka 1.9/ 18.1.

Artikel Lainnya:  Sidang Promosi Doktor: Wiston Tommy Watuliu (Program Studi Ilmu Administrasi)

Fokus penelitian Amirudin adalah dinamika relasi antar aktor (tim kreatif, tim produksi, penceramah, pembawa acara, audience) dalam proses produksi tayangan religi di studio. Dengan berfokus pada ranah produksi, penelitian ini membuktikan bagaimana kekuatan ekonomi dominan tidak senantiasa mendominasi proses produksi tayangan. Praktik-praktik dalam ranah produksi tayangan memiliki logikanya sendiri dan praktik tersebut membentuk jalinan sosial dan material yang mengarah pada tujuan tertentu.

Dalam ranah produksi tayangan, penelitian ini menunjukkan bagaimana konversi suatu modal terjadi dari aktivitas menjadi penonton dikonversi menjadi modal sosial yang berpeluang dikonversi menjadi modal politik. Lebih lanjut, Amirudin menjelaskan bahwa disertasinya menunjukkan bahwa teori ranah produksi budaya dapat dimanfaatkan secara produktif untuk meneropong gejala media yang semakin menjadi ciri era informasi global.

Artikel Lainnya:  Pemilihan Ketua BEM dan BPM FISIP UI

Hadir sebagai ketua sidang dalam promosi doktor Amirudin, Dr. Arie Setiabudi Soesilo, M.Sc. Promotor dalam sidang doktor Amirudin adalah Irwan Martua Hidayana, Ph.D., sedangkan yang menjadi kopromotor adalah Dr. Agus Maladi Irianto, M.A. Sementara itu, anggota penguji terdiri dari Prof. Dr. Yasmine Zaky Shahab, M.A., Dr. Hedi Pudjo Santoso, M.Si., Dr. Pinckey Triputra, M.Sc., dan Dr. Dian Sulistiawati, M.A.