Select Page

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) bekerjasama dengan Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI) menggelar acara perdana Kebaya Goes To Campus. PBI bercita-cita melestarikan kebaya sebagai budaya yang dimiliki Indonesia. Acara ini diselenggarakan di Selasar Balai Purnomo Prawiro pada Jumat (30/9).

Berawal dari pertemuan Dekan FISIP UI, Prof. Dr Semiarto Aji Purwanto dengan Ketua Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI), Rahmi Hidayati yang memperkenalkan komunitas tersebut dan terciptalah ide untuk memperkenalkan kebaya dan kain ke lingkungan kampus. FISIP UI menjadi tempat pertama diselenggarakannya Kebaya Goes To Campus. Dalam acara tersebut, di isi oleh paduan suara PBI, fashion show dan tari.

“Jangan sampai kita punya budaya berbusana yang bagus, tetapi karena tidak ada yang kenal, tidak ada yang pakai, akhirnya hilang begitu saja,” ujar Rahmi Hidayati selaku Ketua Umum PBI saat memberikan sambutannya.

PBI diresmikan pada 2019. Dulu, nama yang dipakai adalah Perempuan Berkebaya. Membuat berbagai macam acara, ketika pada akhirnya membuat acara formal, maka didaftarkan ke notaris sebagai Perempuan Berkebaya Indonesia. “Dari tahun 2017, kita sudah memakai nama Perempuan Berkebaya Indonesia,” lanjutnya.

Dalam acara itu, Rahmi sebagai ketua belum menyampaikan usulan kebaya ada hari penetapan berkebaya nasional dan pendaftaran kebaya ke UNESCO secara formal. Namun, ketika mereka membuat acara kongres berkebaya pada 2021, di situlah disampaikan secara formal usulan tersebut yang merupakan hasil dari kongres. “Jadi memang, usulan ke UNESCO dan penetapan hari berkebaya nasional itu dari PBI,” imbuh Rahmi.

Prof. Semiarto sangat mengapresiasi acara tersebut, menurutnya penting untuk menumbuhkan awareness mahasiswa terhadap kebudayaan khususnya kebaya, ia juga menegaskan bahwa di FISIP bebas untuk memakai kebaya, batik dan kain setiap hari, hal tersebut ia sampaikan saat memberikan sambutan.

Senada dengan yang disampaikan oleh Prof. Semiarto, melihat di acara Kebaya Goes To Campus banyak mahasiswa FISIP dengan senang hati memakai kebaya, kain dan sarung dengan style-nya masing-masing, hal ini tersebut sangat unik dan mencuri perhatian.