


Korea-Indonesia Connection (KIC) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP UI), dengan dukungan Korea Foundation, sukses menyelenggarakan Study Trip to South Korea 2025 sebagai agenda strategis dari Indonesia-Korea Social & Humanities Research Apprenticeship 2025.
Kegiatan ini berlangsung selama sebelas hari, 21–31 Agustus 2025 yang diikuti oleh tim KIC FISIP UI dan empat peserta program dengan rangkaian konferensi, seminar, kunjungan akademik, serta observasi lapangan di dua kota utama: Busan dan Seoul.
Study trip ini ditujukan untuk memperkuat kapasitas riset akademisi muda melalui pengalaman internasional yang komprehensif. Peserta yang terdiri dari mahasiswa pascasarjana dan peneliti muda di bidang ilmu sosial dan humaniora termasuk mahasiswa dari FISIP dan SKSG Universitas Indonesia yang terpilih melalui program Apprenticeship.
Peserta memperoleh kesempatan membangun jejaring akademik, mendapatkan masukan kritis atas riset yang sedang dikembangkan, serta melakukan pengumpulan data secara langsung di Korea Selatan.
Dari program ini, para peserta diharapkan mampu menyebarluaskan hasil riset mereka melalui panel presentasi dan seminar, serta menyempurnakan makalah penelitian berdasarkan masukan akademis yang diterima.
Selama di Korea Selatan para peserta mengikuti konferensi, melakukan kunjungan akademik, supervisi akademik, observasi lapangan dan pengumpulan data penelitian. Kegiatan konferensi tersebut mempertemukan peneliti dari berbagai bidang ilmu sosial dan humaniora yang memiliki minat kajian di isu Korea-ASEAN, serta menghadirkan ruang diskusi lintas disiplin mengenai isu-isu kontemporer dalam hubungan Indonesia–Korea.
Menurut Getar Hati, Ph.D., selaku Program Director Korea-Indonesia Connection, “Study Trip ini merupakan salah satu rangkaian dari program kerjasama FISIP UI dan Korea Foundation serta menjadi bagian penting dari upaya memperkuat kolaborasi akademik antara mahasiswa bidang sosial humaniora Universitas Indonesia dan para profesor serta peneliti dari berbagai universitas terkemuka di Korea Selatan, seperti Seoul National University, Korea University, Yonsei University, Busan University of Foreign Studies, Ewha Womans University, dan Sogang University.”
Lebih lanjut, ia berharap terciptanya interaksi akademik yang lebih suportif dan berdampak nyata bagi penguatan relasi Indonesia dan Korea.
Kegiatan ini menegaskan peran KIC FISIP UI sebagai jembatan akademik dan diplomasi budaya, sekaligus memperlihatkan komitmen Korea Foundation dalam mendukung generasi baru pakar kebijakan di Asia.
Korea-Indonesia Connection (KIC) FISIP UI merupakan inisiatif inovatif dan inklusif yang bertujuan untuk memperkuat hubungan akademik, budaya, dan diplomatik antara Indonesia dan Korea Selatan. Inisiatif ini pertama kali terjalin melalui kerja sama antara Korea Foundation Jakarta dan FISIP UI. KIC FISIP UI berfungsi sebagai platform khusus untuk menjembatani dialog terkait relasi Korea-Indonesia, membina pemahaman dan kerjasama antara kedua negara dan masyarakat.







