Pilih Laman

Derry Fahrizal Ulum, dari Program Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP UI merupakan salah satu mahasiswa yang terpilih menghadiri undangan dari Gedung Putih dalam sebuah workshop bernama ”Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI) Generation: Power of Human Capital” di Singapura pada tanggal 3-7 Desember 2014.Dalam acara tersebut, Count Me In dan mitranya Making Cents International bekerja sama dengan Kedutaan Amerika Serikat untuk Singapura menyelenggarakan workshop selama 5 hari dan mengundang para pembicara kelas dunia.

Diantaranya ialah Fiona Macaulay, CEO Making Cents International; Thongchie Shang dan McKinsey & Company’s; Andy Rabens, Special Advisor Youth Engagement at the US Department of State in the Office of the Under Secretary for Public Diplomacy and Public Affairs; Kirk Wagar, Duta Besar Amerika Serikat untuk Singapura; Sam Tan Chin Siong, Menteri Negara Singapura; Scot Marciel, Mantan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia; dan lain-lain.

Artikel Lainnya:  Indonesia dalam Revolusi Industri 4.0

 “Mereka akan menjadi pemimpin dunia, 5 tahun dari sekarang, jika berhasil mempraktikkan semua skill ini, lihat saja. Saya yakin,” ujar Andy Rabens dalam sambutannya mewakili Presiden Barack Obama.“Pada dasarnya selama 5 hari kita diajari dan mempraktikkan soft skill yang dibutuhkan para pemuda dalam menghadapi pasar tenaga kerja, terutama di 2015 nanti,” ujar Derry, perwakilan dari Indonesia. “Penting untuk bersaing di pasar dunia, seperti: cara presentasi, cara networking, cara berkomunikasi, bekerja dalam lingkungan multikultural, sampai hal-hal seperti cara membuat CV, menyusun memo, berpikir kreatif. Itu penting”

Menyadari bahwa lebih dari 65 persen populasi di Asia Tenggara berusia di bawah 35 tahun, Presiden Amerika Serikat Barack Obama menginisiasi Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI) pada Desember 2013 untuk mengembangkan kepemimpinan dan jaringan pemuda di antara 10 negara ASEAN; melakukan engagement dengan pemimpin muda pada sektor-sektor krusial; dan menguatkan ikatan antara Amerika Serikat dan pemimpin muda antar negara.

Artikel Lainnya:  Mencegah Cyberbullying di Kalangan Siswa Sekolah

Delegasi atau peserta dari Indonesia dihadiri oleh Shofi Awanis (Ilmu Komunikasi UGM/Gerakan Indonesia Mengajar), Fifi Faustina Pribadi (National University of Malaysia), Asrul Sidiq (International Centre for Aceh and Indian Ocean Studies/ICAIOS), Isti Toq’ah (Hubungan Internasional President University), dan Derry Fahrizal Ulum (FISIP UI / Lembaga Kemitraan Mahasiswa dan Masyarakat).Tujuan dari YSEALI adalah untuk memperluas dan melembagakan keterlibatan pemuda dalam program yang luas di seluruh Asia Tenggara untuk memberdayakan generasi pemimpin berikutnya.