Pilih Laman

Departemen Olahraga Badan Eksekutif Mahasiswa FISIP UI mengadakan diskusi yang membahas tentang ketimpangan infrastruktur di sektor olahhraga. Seminar ini mendatangkan tiga pembicara dari tiga lembaga yang berbeda, yaitu Habibie M.PD.; bidang dalam dan luar negeri KONI pusat, Aris Subiyono S.H.; Sekretaris Deputi IV Peningkatan Prestasi Olahraga, dan Rizky Emirdhani Utama; Tenaga Ahli Komisi 1 DPR RI.

Penyebab ketimpangan pembangunan infrastruktur olahraga menurut Aris Subiyono karena disebabkan permintaan pembangunan infrastruktur olahraga di daerah yang tidak sesuai dengan penggunaannya. Aris menjelaskan bahwa menurut UU No. 34 ayat 2 tahun 2005 tentang Keolahragaan Nasional bahwa setiap daerah wajib membina minimal satu olahraga unggulan. Pembangunan infrastruktur berupa stadion, lapangan, atau gelanggang olahraga itulah yang disesuaikan dengan olahraga unggulan daerah tersebut.

Artikel Lainnya:  Jejak Migrasi Austronesia dan Pengaruhnya

“Proposal yang masuk tiap hari dari pemerintah daerah atau kota itu rata rata GOR dan Stadion. Padahal olahraga unggulan daerah tersebut yang ada di sungai misalkan dayung,” kata Aris Subiyono.

Selain hal itu, pembangunan infrastruktur olahraga di suatu daerah biasanya dilakukan ketika Pekan Olahraga Nasional (PON) yang diselenggarakan oleh KONI. Untuk itu, terdapat wacana PON akan dilakukan dua tahun sekali setelah PON Papua 2020 dengan tuan rumah bisa dilakukan di dua provinsi. Hal ini untuk percepatan pemerataan infrastruktur.

Agus Subiyono juga menjelaskan bahwa sebenarnya pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk membangun infrastruktur. Pusat melalui anggaran Kemenpora yang dianggarkan oleh Bappenas, hanya memiliki anggaran 2 miliyar untuk pembangunan sinfrastruktur. Pusat lebih memfokuskan anggaran untuk even multinasional seperti ASIAN Games yang akan diselenggarakan Agustus hingga September mendatang.

Artikel Lainnya:  Sneak Peek of Indonesia Ethnography Collection in Volkenkunde Museum

Seminar ini dilakukan di Auditorium Juwono Sudarsono pada Kamis (22/3) dalam rangka pre event Liga FISIP UI 2018. Sebelumnya juga telah diadakan coaching clinic dengan pembicara Vennard Hutabarat pada 19 Maret lalu. Liga FISIP UI ini merupakan pesta olahraga yang diselenggearakan Depor BEM FISIP UI untuk mahasiswa-mahasisiswi Sosial Humaniora se-Jabodetabek. Cabang yang dilombakan adalah futsal putera, futsal puteri, basket putera, dan basket puteri.