Pilih Laman

Indonesia kembali mendapat tantangan dunia untuk menampilkan keindahannya lewat tari dan musik tradisional. Banyaknya undangan dari International Folklore Festival mancanegara untuk Indonesia, menunjukkan semakin diakuinya negara kita oleh dunia bahwa Indonesia merupakan negara yang kaya akan kebudayaan yang beragam nan indah, khususnya kesenian tradisional.

Ini merupakan kesempatan besar bagi Indonesia untuk meningkatkan citra positifnya, mengingat banyaknya hal-hal negatif yang sering kali menjadi image Indonesia, seperti korupsi, terorisme, konflik, dan sebagainya yang banyak terekspos di media lokal, nasional, bahkan mancanegara. Padahal, Indonesia selalu punya kabar baik bagi dunia: Indonesia adalah negara yang kaya dan indah karena tari dan musik tradisionalnya.

Komunitas Tari FISIP Universitas Indonesia “Radha Sarisha” (KTF UI) adalah sebuah komunitas yang lahir atas dasar kecintaan anak muda dalam pelestarian budaya negerinya. Didirikan sejak Juli 2008, anggota yang tergabung selalu berupaya untuk membuat prestasi baik di dalam maupun luar negeri.

Artikel Lainnya:  Mengkaji Modalitas Pembangunan Tanah Papua

Telah dipercaya untuk menjadi delegasi Indonesia untuk International Folklore Festival di Eropa pada 2011, 2012, dan di Amerika Serikat pada 2014, tahun ini KTF UI “Radha Sarisha” diundang kembali untuk membuktikan lagi keindahan tari dan musik tradisional pada acara seni terbesar di dunia yang diselenggarakan di Eropa. Bersama dengan International Organization of Folklore (IOV Indonesia), organisasi kebudayaan di bawah naungan PBB, 31 mahasiswa FISIP yang terdiri dari penari dan pemusik tradisional ini akan berpartisipasi sebagai representasi Indonesia dalam beberapa festival:

  • XXXI International Folklore Meeting LUBLIN 2016 – Lublin, Poland
  • XXI International Folk Days “WARMIA 2016” – Olsztyn, Poland
  • Festivals du Sud – Martigny, Switzerland
  • Festivals du Sud – Castres & La Fage Saint Julien, France

Adapun kegiatan misi budaya lainnya yang dilakukan antara lain menjadi relawan untuk menghibur lansia di panti sosial, mengajar di panti asuhan, dan sekolah-sekolah tertinggal, memperkenalkan tarian dan alat musik tradisional melalui workshop (cultural exchange) juga memberikan workshop tentang kerajinan lokal dari berbagai daerah di Indonesia.

Artikel Lainnya:  Kuliah Umum: Perwakilan Khusus Sekjen PBB untuk Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak

Sebagai wujud persembahan untuk melepas keberangkatan delegasi Indonesia untuk misi budaya, Komunitas Tari FISIP Universitas Indonesia mengadakan Gelar Pamit Misi Budaya KTF UI Radha Sarisha 2016 yang bertajuk “Cakra Gantari” yang berarti Menari Laksana Matahari. Gelar Pamit yang akan diselenggarakan akan mementaskan sebuah pertunjukkan tari dan musik tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. Gelar pamit KTF UI akan diselenggarakan pada Minggu, 26 Juni 2016 pukul 19.00, bertempat di Gedung Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki.