Select Page

Pekan Komunikasi UI mengadakan seminar Media Matters, adalah mata acara dari Pekan Komunikasi UI yang diselenggarakan oleh peminatan Kajian Media. Seminar ini mendiskusikan tentang kondisi komunikasi dan infromasi yang terjadi di Indonesia dalam kondisi pandemi. Menghadirkan pembicara R. Niken Widiastuti sebagai Staff Ahli Komunikasi dan Informatika RI.

Di tengah pandemi seperti ini, virus Covid-19 sangat berbahaya tetapi misinformasi atau disinformasi tidak kalah berbahaya juga karena banyak sekali informasi atau berita bohong tentang pandemi Covid-19 yang sampai ke masyarakat dan membuat masyarakat bingung. Komunikasi di era pandemi ini tentu berubah.

Ada perubahan pola hidup masyarakat seperti lebih banyak melakukan kegiatan didalam rumah seperti work from home, perubahan kebutuhan dasar manusia pada saat ini yaitu Kesehatan menjadi sangat penting, ketiga semua kegiatan masyarakat sekarang virtual atau online, Kominfo saat ini juga terus meningkatkan fasilitas untuk masyarakat agar dapat mengakses internet menjadi lebih cepat dan lebih baik lagi.

“Saat ini sebagian masyarakat sudah aware dengan informasi yang di media sosial belum tentu benar tetapi Sebagian masih belum bisa menyaring informasi, maka Kominfo setiap hari menapis infromasi-informasi hoax. Pada akhir bulan Maret 2021 berita hoax tentang Covid-19 yang sudah beredar sudah lebih dari 1.500 berita. Seusai dengan Undang-Undang ITE, Kominfo membatasi dan memblokir informasi dan berita hoax. Kominfo juga meneliti dan men-check fakta berita tersebut hoax atau tidak bersama dengan para ahli dan pakar di bidangnya. Kominfo juga melakukan literasi karena ini hal menjadi penting agar masyarakat tau mana yang hoax dan informasi yang benar” jelas Niken.

Kominfo pun mengajak seluruh netizen atau warganet agar lebih cermat mengetahui sumber dari segala informasi. Jika memperoleh suatu informasi, netizen sebaiknya mencermati informasi yang didapatkan tersebut. Hal ini dapat dilakukan dengan mengecek fakta dari informasi tersebut.

Niken juga mengajak agar masyarakat melakukan pengecekan fakta dengan membandingkan dengan situs berita lain, jika terdapat unsur multimedia seperti foto dan video dapat diperiksa. Perhatikan juga judul yang memiliki unsur provokatif.