Pilih Laman

Hampir setiap orang pasti tidak akan terlepas dari yang namanya bahan plastik dalam aktivitasnya sehari-hari. Ya, memang plastik telah menjadi komponen penting dalam kehidupan modern saat ini dan peranannya telah menggantikan kayu dan logam mengingat kelebihan yang dimilikinya antara lain ringan dan kuat, tahan terhadap korosi, transparan dan mudah diwarnai, serta sifat insulasinya yang cukup baik.

Plastik sangat sulit terurai dalam tanah, membutuhkan waktu bertahun-tahun dan ini akan menimbulkan permasalahan tersendiri dalam penanganannya. Pembuangan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah bukanlah solusi yang cukup bijak dalam pengelolaan sampah plastik ini. Peranan para pemulung dalam mengurangi timbunan sampah plastik patut mendapat apresiasi meskipun ini tidak bisa menghilangkan seratus persen sampah plastik yang ada. Perlu adanya manajemen sampah plastik mulai dari lingkungan terkecil yaitu rumah tangga hingga skala besar.

Maka dari itu Departemen Sosial Masyarakat BEM FISIP UI 2015 melakukan kegiatan yang bertajuk FISIP Trashformation. Kegiatan ini merupakan usaha untuk menyadarkan, meningkatkan kepedulian, serta menggerakkan warga FISIP UI khususnya mahasiswa tentang keberadaan botol plastik yang perlu dikurangi dengan cara mengurangi penggunaan botol itu sendiri dan mendaur ulangnya menjadi barang yang bernilai ekonomis.

Salah satu rangkaian kegiatan FISIP Trashformation adalah Bank Sampah Plastik (Basaltik). Menurut hasil survey FISIP Trashformation pada tanggal 1-6 Juli 2015, sekitar 85,96% mahasiswa FISIP UI menggunakan 2 botol plastik per hari (data didapat menurut tanggapan 49 mahasiswa dari total 57 mahasiswa yang mengisi kuesioner). Maka dari itu Basaltik digunakan , untuk mengurangi keberadaan sampah plastik, khususnya botol kemasan yang semakin banyak di FISIP UI, FISIP Trashformation menghadirkan wadah pembuangan khusus botol plastik. Penyediaan Basaltik ini tentunya bertujuan untuk menyadarkan warga FISIP UI akan pentingnya pemilahan setiap jenis sampah ke dalam kategori yang disediakan agar mempermudah pengolahan sampah di FISIP maupun di UI, serta untuk meminimalisir keberadaan botol plastik yang dibuang di sembarang tempat

Artikel Lainnya:  Tupperware serahkan 100 Unit Tempat Sampah ke FISIP UI

Target yang ingin dicapai dengan Basaltik ini adalah dapat menjadi alat pengubah kebiasaan warga FISIP UI dalam pemilahan sampah, khususnya dalam membuang botol plastik kemasan sekali pakai. Botol-botol plastik yang ditampung di Basaltik tersebut nantinya akan diolah dan dialokasikan sesuai kebutuhan diantaranya ke komunitas pecinta lingkungan.