Pilih Laman

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bambang P.S. Brodjonegoro, menghadiri perhelatan Newton Prize 2019 di Tribrata Dharmawangsa, pada Selasa (14/01).

Kolaborasi riset dan inovasi Indonesia-Inggris dalam kerangka kerjasama Newton Fund dilakukan melalui upaya pendanaan bersama, untuk implementasi kolaborasi riset dan inovasi kelas dunia, yang tidak hanya berdampak global, namun juga memberikan kontribusi secara nyata pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia dan Inggris.

“Melalui Newton Fund, jumlah kolaborasi riset dan inovasi, antara Indonesia dan Inggris telah meningkat pesat sejak tahun 2014 sampai dengan 2019. Sebanyak lima belas (15) program kolaborasi riset dan inovasi telah dikalankan, dari sebanyak 22 proposal penelitian. Selain itu, lebih dari 200 peneliti dan pegiat Iptek dan Inovasi yang tergabung dalam 100 institusi penelitian dan pendidikan tinggi di Inggris dan Indonesia, mendapatkan fasilitasi kemitraan yang didanai oleh Newton Fund tersebut.” ujar Prof. Bambang PS Brodjonegoro.

Artikel Lainnya:  Webinar BKI Academy berkolaborasi bersama FISIP UI dan Universitas Pertahanan Indonesia

Penelitian Chusnul Mariyah, Dra., Ph.D. (dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UI) dengan judul “Meningkatkan Kehidupan Perempuan Melalui Perencanaan Kota yang Lebih Baik: Politik Ekonomi Keseharian Berbasis Gender dalam Penggusuran Kamping dan Resetelmen Penduduk di Jakarta” menjadi salah satu kandidat list pendek (shortlist) penelitian Newton Prize 2019.

Hal ini merupakan sesuatu yang membanggakan, karena penelitian Chusnul menjadi satu-satunya penelitian dari bidang ilmu sosial yang masuk dalam shortlist. Dalam sejarah Newton Prize, ini pertama kalinya penelitian dalam ilmu sosial masuk dalam kategori.

“Keberhasilan kemitraan sains dan teknologi Inggris-Indonesia, yang kami dukung melalui program Newton Fund, telah membawa perubahan besar dalam hubungan kedua negara dalam bidang riset dan inovasi. Newton Fund telah berhasil memfasilitasi riset berskala internasional dan mempersatukan ilmuwan-ilmuwan terbaik dari berbagai bidang.” ujar Heather Wheeler, UK Minister for Asia and the Pacific menambahkan.

Artikel Lainnya:  Bincang Karier dan Perawatan Kulit Bersama Female Daily

Sumber: http://ristekbrin.go.id/kabar/newton-prize-2019-kolaborasi-peneliti-indonesia-inggris-untuk-mempersiapkan-komunitas-pesisir-menghadapi-dampak-perubahan-iklim-menangkan-kategori-newton-country-prize-2019/