Pilih Laman

Syahganda Nainggolan berhasil meraih gelar Doktornya setelah berhasil melalui sidang terbuka dengan disertasinya yang berjudul: “Analisa Pengaruh Jaminan Upah Layak, Jaminan Sosial dan Solidaritas Sosial Terhadap Kesejahteraan Buruh”, pada 17 Januari 2015 lalu bertempat di Auditorium Juwono Sudarsono. Sidang ini diketuai oleh Dekan FISIP UI, Dr. Arie Setiabudi Soesiolo, M.Sc., dan didampingi oleh Prof. Dr. Bambang Shergi Laksmono selaku promotor.

Penelitian yang dilakukan oleh Syahganda ini ditujukan untuk melihat kesejahteraan buruh di Indonesia, khususnya di daerah-daerah kawasan industri, yakni DKI Jakarta, Tanggerang, Bogor, dan Bekasi. Penelitian ini menguji apakah pengaruh upah layak, jaminan sosial, dan kesejahteraan sosial, mempengaruhi kesejahteraan buruh. Penelitian ini sendiri menggunakan metode kuantitatif yang dilakukan dengan metode survey terhadap empat ratus orang buruh. Pada penelitian ini Syahganda juga menambahkan dimensi kebahagiaan buruh, disamping kesejahteraan material yang diterima oleh buruh.

Artikel Lainnya:  Meghan Kelly: Desainer Harus Memahami Budaya Khalayak dalam Membuat Desain Komunikasi Visual

Temuan dari penelitian ini menyimpulkan bahwa secara simultan jaminan upah layak, jaminan sosial, dan solidaritas sosial berpengaruh terhadap kesejahteraan buruh. Sedangkan solidaritas buruh tidak memiliki pengaruh terhadap kesejahteraan buruh. Penelitian ini juga merekomendasikan agar pemerintah dapat mengeluarkan kebijakan berupa peningkatan jaminan kesehatan dan pendidikan bagi buruh beserta keluarganya, maupun beberapa bentuk bantuan sosial, diluar dari kebijakan pengupahan / perlindungan upah dalam meningkatkan kesejahteraan buruh.