Pilih Laman

Departemen Keilmuan BEM FISIP UI 2015 menyelenggarakan Seminar Nasional bertema Strategi Pemuda Menyongsong Era Bonus Demografi 2020-2030pada Senin (1/10/2015). Bertempat di Auditorium Juwono Sudarsono, Kampus FISIP UI Depok, seminar ini mengundang Prof. (Emeritus) Dorodjatun Koentjara Jakti, S.E., M.A., Ph.D. (Guru besar FEB UI), Dr. Subandi Sardjoko (Perwakilan dari Bappenas), dan Rhino Ariefiansyah, S.Sos., M.A. sebagai pembicara.

Dalam sesi pertama, Prof. Dorodjatun membahas isu Bonus Demografi dengan judul materi “Belajar dari Masa Depan NKRI”. Pada sesi berikutnya, Dr. Subandi menunjukkan grafik sensus penduduk dari tahun 2000 sampai perkiraan tahun 2050. “Penduduk Indonesia tidak bisa dikekang, kita harus menyediakan kesempatan kerja dari 4-5 juta per tahun, paparnya. Untuk mengatasi permasalahan ini, sektor ekonomi dan tenaga kerja harus ditingkatkan. Salah satunya dengan cara memperluas lapangan kerja. Peran pemuda dalam pemanfaatan bonus demografi pun sangat dianjurkan dan disarankan.

Artikel Lainnya:  FISIP Untuk Bangsa

Seminar Nasional ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Lomba Ilmiah Mahasiswa Sosial Politik Universitas Indonesia (LIMAS UI) yang menjadi program kerja dari Departemen Keilmuan BEM FISIP UI 2015. LIMAS UI adalah pesta keilmuan tahunan terbesar di FISIP UI yang telah berlangsung sejak 2007. Setiap tahunnya LIMAS UI mengangkat tema diskusi seminar yang berbeda-beda. LIMAS merupakan kompetisi antar jurusan/ departemen di FISIP UI yang pesertanya merupakan mahasiswa senior dan junior di FISIP UI.

Rangkaian acara LIMAS UI 2015 akan terdiri dari pra acara, inti acara, dan pasca acara. Pada kegiatan pra acara dapat diikuti oleh masyarakat umum. Pra acara terdiri dari seminar nasional, bedah buku, dan screening film. Sedangkan inti acara terdiri dari essay, debat, trivia, poster inspiratif, PKM, dan LIMAS Exhibiton. Rangkaian acara LIMAS UI akan ditutup dengan pasca acara, yakni malam apresiasi

Artikel Lainnya:  SERBUAN UI: Seminar Politik dan Perburuhan Universitas Indonesia