Pilih Laman

Senin (27/7/2015), bertempat di Ruang H 502/503, Gedung H, Kampus FISIP UI, Syahrizal berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan penguji dan meraih gelar doktor di bidang Antropologi. Judul disertasi Syaharizal, “Bertahan sebagai Nelayan (Studi Kemiskinan Nelayan Urban di Kota Padang Sumatera Barat)”

Disertasi ini yang merupakan hasil penelitian di Kelurahan Pasia Nan Tigo Sumatera Barat yaitu penelitian tentang nelayan urban yang miskin namun tetap bertahan hidup sebagai nelayan. Sebagai nelayan urban mereka telah difasilitiasi dengan sarana urban seperti transportasi, komunikasi, layanan pemerintah, kesempatan kerja, dan lain-lain yang membuka kesempatan untuk bermigrasi dalam pengertian tempat dan pekerjaan. Di samping itu mereka merupakan etnik yang dikenal sebagai perantau. Keadaan ini mengundang pertanyaan mengapa dan bagaimana nelayan Pasia Nan Tigo bertahan hidup sebagai nelayan miskin di kampungnya.

Artikel Lainnya:  Pemilihan Ketua BEM dan BPM FISIP UI

Temuan teoritis dari disertasi ini menunjukkan bahwa mereka tetap tinggal di Pasia Nan Tigo sebagai nelayan miskin karena mereka tidak memiliki kualifikasi untuk mengisi kesempatan kerja yang ada di kota. Faktor yang sama penyebab kegagalan mereka yang berimigrasi. Adapun yang tidak berimigrasi disebabkan karena mereka miskin sehingga tidak memiliki modal apapun untuk ke luar dari kampung halamannya.

Hadir sebagai ketua sidang, Prof. Dr. der Soz. Gumilar Rusliwa Somantri. Promotor dalam sidang doktor Syahrizal adalah Prof. Yasmine Zaky Shahab, M.A., Ph.D., sedangkan yang menjadi kopromotor adalah Desi S. Adhuri, Ph.D. Anggota penguji terdiri dari Masyhuri, Ph.D., Mia Siscawati, Ph.D., Dr. Semiarto Aji Purwanto, M.Si., dan Dr. Dian Susilawati, M.A.

Artikel Lainnya:  Gelora Muda 2016: Kajian Seminar 88 Tahun Sumpah Pemuda