Pilih Laman

Setelah berjuang lebih dari sepuluh tahun untuk memperoleh izin siaran, pada Kamis (5/11/2015) akhirnya Televisi Universitas Indonesia (TVUI) resmi mengudara secara teresterial di frekuensi 52 UHF. Dengan jarak jangkauan siar 2,5 km dari Kampus UI Depok, TVUI menjadi stasiun TV komunitas yang dikelola oleh Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UI yang mewadahi kebutuhan komunikasi secara audio visual bagi sivitas akademika Universitas Indonesia dalam bidang pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam rangka peresmian siaran TVUI, Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UI menggelar acara Grand Launching TV UI yang sekaligus ditayangkan secara langsung dari Auditorium Gedung Komunikasi FISIP UI. Grand Launching TV UI ini dikemas dalam talkshow berjudul “Ngopi” (Ngobrol Pake Isu) yang dipandu oleh Karina Langit Rinesti sebagai pembawa acaranya.

Talkshow Ngopi terdiri dari empat segmen. Pada segmen pertama menghadirkan Penanggung Jawab TVUI, Drs. Awang Ruswandi, M.Si., dan Wakil Penanggung Jawab TVUI, Asty Rastiya, S.Sos., M.Comn. Di segmen ini, Awang menceritakan sejarah berdirinya TVUI bermula dari lab audio visual yang diperuntukan sebagai tempat praktikum bagi para mahasiswa Ilmu Komunikasi. Lab audio visual ini kemudian berkembang menjadi studio mini seiring dengan bertambahnya alat penunjang praktikum standar penyiaran televisi. Pada 2007, Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UI memulai keseriusan dalam mengurus izin siaran dengan mendaftarkan TVUI ke Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat dan akhirnya TVUI memperoleh Akta Pendirian tertanggal 22 Agustus 2007. Pada 2009, berlangsung evaluasi dengar pendapat di depan komisioner KPID terkait izin siaran TVUI. Akhir 2013, Kementerian Komunikasi dan Informatika mengeluarkan izin siaran TVUI.

“TVUI merupakan televisi komunitas sivitas akademika UI yang terdiri dari tiga unsur yakni mahasiswa, dosen, dan karyawan UI,” papar Asty. Ia kemudian menginformasikan bahwa yang dapat terlibat dalam produksi TVUI tidak hanya berasal dari mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UI. Kesempatan yang sama bisa didapatkan semua mahasiswa UI yang berlatar belakang dari berbagai displin ilmu. Dalam segmen ini, Asty menceritakan proses seleksi hingga penerimaan para kru TVUI. “Dari sekitar 200 mahasiswa UI yang mengikuti seleksi kru TVUI akhirnya terpilih 47 orang yang memiliki komitmen kuat, keinginan belajar yang tinggi, dan rasa tanggung jawab yang besar,” kata Asty. Ia melanjutkan, “Setelah proses penerimaan, mereka mendapatkan pelatihan magang selama dua hingga empat minggu di Net TV dan Imaji Bumi.”

Artikel Lainnya:  Kunjungan University of Passau (Jerman)

Di segmen selanjutnya mengundang dua narasumber yakni Ketua Bidang Kelembagaan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Barat, Hj. Dedeh Fardiah, M. Si., dan Perwakilan dari Binus TV. Isu yang diangkat dalam segmen ini adalah tentang TVUI sebagai TV komunitas yang fungsi dan perannya berjalan sesuai dengan UU Penyiaran No. 32 Tahun 2002 dan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS). Di segmen ini juga diceritakan tentang eksistensi Binus TV sebagai TV kampus yang mendapat dukungan penuh dari Corporate dan yayasan.

Kehadiran TVUI mendapat apresiasi besar dan dukungan penuh dari para pimpinan di lingkungan Universitas Indonesia. Hal ini dinyatakan langsung oleh Pelaksana Harian Rektor Universitas Indonesia, Prof. Dr. Bambang Wibawarta, S.S., M.A., Dekan FISIP UI, Dr. Arie Setiabudi Soesilo, M.Sc., dan Ketua Departemen Ilmu Komunikasi, Dr. Pinckey Triputra, M.Sc. di segmen terakhir talkshow Ngopi.

Setelah berjuang lebih dari sepuluh tahun untuk memperoleh izin siaran, pada Kamis (5/11/2015) akhirnya Televisi Universitas Indonesia (TVUI) resmi mengudara secara teresterial di frekuensi 52 UHF. Dengan jarak jangkauan siar 2,5 km dari Kampus UI Depok, TVUI menjadi stasiun TV komunitas yang dikelola oleh Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UI yang mewadahi kebutuhan komunikasi secara audio visual bagi sivitas akademika Universitas Indonesia dalam bidang pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Artikel Lainnya:  Lima Jurnal FISIP UI Terakreditasi Nasional

Dalam rangka peresmian siaran TVUI, Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UI menggelar acara Grand Launching TV UI yang sekaligus ditayangkan secara langsung dari Auditorium Gedung Komunikasi FISIP UI. Grand Launching TV UI ini dikemas dalam talkshow berjudul “Ngopi” (Ngobrol Pake Isu) yang dipandu oleh Karina Langit Rinesti sebagai pembawa acaranya.

Talkshow Ngopi terdiri dari empat segmen. Pada segmen pertama menghadirkan Penanggung Jawab TVUI, Drs. Awang Ruswandi, M.Si., dan Wakil Penanggung Jawab TVUI, Asty Rastiya, S.Sos., M.Comn. Di segmen ini, Awang menceritakan sejarah berdirinya TVUI bermula dari lab audio visual yang diperuntukan sebagai tempat praktikum bagi para mahasiswa Ilmu Komunikasi. Lab audio visual ini kemudian berkembang menjadi studio mini seiring dengan bertambahnya alat penunjang praktikum standar penyiaran televisi. Pada 2007, Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UI memulai keseriusan dalam mengurus izin siaran dengan mendaftarkan TVUI ke Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat dan akhirnya TVUI memperoleh Akta Pendirian tertanggal 22 Agustus 2007. Pada 2009, berlangsung evaluasi dengar pendapat di depan komisioner KPID terkait izin siaran TVUI. Akhir 2013, Kementerian Komunikasi dan Informatika mengeluarkan izin siaran TVUI.

“TVUI merupakan televisi komunitas sivitas akademika UI yang terdiri dari tiga unsur yakni mahasiswa, dosen, dan karyawan UI,” papar Asty. Ia kemudian menginformasikan bahwa yang dapat terlibat dalam produksi TVUI tidak hanya berasal dari mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UI. Kesempatan yang sama bisa didapatkan semua mahasiswa UI yang berlatar belakang dari berbagai displin ilmu. Dalam segmen ini, Asty menceritakan proses seleksi hingga penerimaan para kru TVUI. “Dari sekitar 200 mahasiswa UI yang mengikuti seleksi kru TVUI akhirnya terpilih 47 orang yang memiliki komitmen kuat, keinginan belajar yang tinggi, dan rasa tanggung jawab yang besar,” kata Asty. Ia melanjutkan, “Setelah proses penerimaan, mereka mendapatkan pelatihan magang selama dua hingga empat minggu di Net TV dan Imaji Bumi.”

Artikel Lainnya:  Analisis Daya Saing, Tata Kelola, Dan Startegi Pengembangan Industri Pakaian Indonesia

Di segmen selanjutnya mengundang dua narasumber yakni Ketua Bidang Kelembagaan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Barat, Hj. Dedeh Fardiah, M. Si., dan Perwakilan dari Binus TV. Isu yang diangkat dalam segmen ini adalah tentang TVUI sebagai TV komunitas yang fungsi dan perannya berjalan sesuai dengan UU Penyiaran No. 32 Tahun 2002 dan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS). Di segmen ini juga diceritakan tentang eksistensi Binus TV sebagai TV kampus yang mendapat dukungan penuh dari Corporate dan yayasan.

Kehadiran TVUI mendapat apresiasi besar dan dukungan penuh dari para pimpinan di lingkungan Universitas Indonesia. Hal ini dinyatakan langsung oleh Pelaksana Harian Rektor Universitas Indonesia, Prof. Dr. Bambang Wibawarta, S.S., M.A., Dekan FISIP UI, Dr. Arie Setiabudi Soesilo, M.Sc., dan Ketua Departemen Ilmu Komunikasi, Dr. Pinckey Triputra, M.Sc. di segmen terakhir talkshow Ngopi.

Keberadaan TVUI tidak terlepas dari peran para alumni, baik sejak awal gagasan pendirian stasiun TV maupun saat grand launching lalu. Beberapa alumni terutama yang bekerja di beberapa stasiun televisi swasta di Jakarta sudah banyak terlibat. Ada yang memberikan sumbangsih pemikirannya, ada pula yang secara sukarela menyumbangkan tenaganya baik untuk melatih para kru TVUI maupun dalan menangani peralatan teknis penyiaran.