Pilih Laman

Iwan Tjitradjaja dikenal sebagai sosok ilmuwan muda. Ia dikenang bukan karena kehebatan pemikirannya saja, tetapi dari kebaikan hati yang memancar dalam pengembangan dan pengamalan ilmu antropologi. Ia adalah salah satu dari ilmuwan muda yang memiliki karakter, dedikasi yang total terhadap ilmu pengetahuan, pengamalan ilmu kepada kemanusiaan dan integritas yang tinggi.

Maka dari itu untuk mengenang sosok Iwan Tjitradjaja, diluncurkanlah sebuah buku Eulogi “ Belajar Manusia & Antropologi dari Iwan Tjitradjaja”. Peluncuran Buku ini dilakukan di Auditorium Juwono Sudarsono (28/09) Kampus FISIP UI. Dalam peluncuran buku tersebut, hadir beberapa teman, Dosen serta mahasiswa dari Iwan Tjitradjaja, diantaranya Dekan FISIP UI Dr. Arie Setiabudi Soesilo, M.Sc.,Prof. Robert MZ Lawang, Prof. Dr. Bambang Shergi Laksmono, Prof. Dr.Sulistyowati Irianto, Dr. Tony Rudjansjah , dll.

Artikel Lainnya:  Menjembatani Gap Teori dan Praktek Politik Luar Negeri

Editor Buku Eulogi ini yakni , Prof. Dr.Sulistyowati Irianto dalam testimoni di acara peluncuran mengatakan bahwa “Iwan merupakan sosok ilmuwan yang bekerja dalam ksepian, artinya dia bekerja tanpa publikasi dan sorotan media massa, tetapi dia lakukan melalui perjuangan menulis serta pergi ke pelosok seluruh negeri ini. Dia membuat ilmu antropologi begitu dikenal”. Sedangkan menurut Ketua Departemen Antropologi FISIP UI Dr. Tony Rudjansjah, MA, bahwa Iwan mempunyai jiwa sosial yang luar biasa, dia selalu menyikapi kehidupan yang bijaksana, sehingga mahasiswa dapat belajar banyak dari dirinya.

Eulogi ini dibagi menjadi tiga dimensi, yang mewakili kehidupan Iwan Tjitradjaja yang multidimensional. Dimensi pertama adalah Iwan sebagai penjaga Departemen Antropologi FISIP UI, yang mengabdikan dirinya sebagai akademisi dengan cara yang khas. Dimensi kedua adalah pencari kedamaian yakni merepresentasikan hubungan Iwan dengan sahabat dan koleganya dalam mencari, menciptakan dan menularkan kedamaian. Dimensi ketiga adalah Iwan sebagai pembimbing, pendengar dan pendorong. Bagian ini terdiri dari tulisan-tulisan dari para alumni Pascasarjana Antropologi FISIP UI. Buku ini ditulis sebagai hadiah atau kado ulang tahun bagi Iwan Tjitradjaja. Walaupun Iwan telah meninggalkan dunia ini, tetapi persahabatan tetap ada dalam sanubari para sahabatnya, dan memberi pembelajaran tentang manusia dan antropologi.(Humas-FISIP UI).

Artikel Lainnya:  Sumbangsih Alumni 1997 untuk Toilet Kantin Takor