Select Page

Advertising War adalah mata acara dari Pekan Komunikasi UI yang diselenggarakan oleh peminatan Periklanan. Seminar Advertising War menghadirkan judul “Marketing in Adaptive Era: How Effective Communication Can Win Consumer Trust” membahas mengenai fenomena berubahnya pola perilaku consumer behaviour dan cara meyakinkan konsumen atau audience trust di Indonesia di era pandemi yang penuh tidak kepastian dari berbagai sudut pandang.

Membahas lebih lanjut dalam mengenai bagaimana mengidentifikasi krisis pesona yang dialami para konsumen Indonesia di era pandemi serta bagaimana mengatasi efek tersebut dengan komunikasi yang efektif dan tepat sekaligus memenangkan Kembali kepercayaan konsumen terhadap merchant maupun brand dari UMKM. Seminar Advertasing War menghadirkan pembicara Ekhel Chandra Wijaya (External Communication Senior Lead Tokopedia).

Ekhel menjelaskan bahwa Tokopedia membangun sebuah super ecosystem dimana siapapun bisa memulai apapun dan konsisten mendorong pemerataan ekonomi secara digital. Berbicara mengenai transformasi ke digital banyak sekali aspek penting yang harus diperhatikan, baik dari pengambilan foto yang bagus, packaging dan melayani customers di platform online.

“Upaya-upaya Tokopedia untuk penerapan digitalisasi dalam mendukung UMKM seperti program pelatihan dan pendampingan, skema nya adalah pembekalan untuk mengenali pemanfaatan fotur-fitur Tokopedia, kelas akusisi yaitu digitalisasi pembuatan toko online kepada UMKM, program inkubasi adalah pendampingan Tokopedia kepada para UMKM hingga mendapatkan transaksi” jelas Ekhel.

Tidak hanya itu, Tokopedia juga membantu digitalisasi pasar basah atau pasar tradisional. “Bekerjasama dengan dua pasar tradisional Cikurubuk Tasikmalaya dan pasar Sabilulungan. Kegiatan ini juga mendukung kebijakan physical distancing dan pasar Cikurubuk online berhasil menjual lebih dari 27 ribu produk. Selain itu 76,4% penjual merasa mudah mengelola bisnis dengan bergabung Bersama Tokopedia, 68,6% penjual bergabung di Tokopedia saat pandemi” ujar Ekhel.