Pilih Laman

Setelah berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan penguji, Kamis (25/6/2015), Deddi Nordiawan meraih gelar doktor di bidang Ilmu Administrasi. Disertasi yang diajukan Deddi berjudul “Rekonstruksi Pemicu dan Pembentuk Budaya yang Mendorong Kinerja dalam Siklus Manajemen Kinerja pada Pemerintahan Provinsi Jawa Timur.”

Disertasi Deddi membahas tentang pemicu dan pembentukan budaya yang mendorong kinerja untuk meningkatkan efektivitas manajemen kinerja di pemerintahan daerah. Penelitian yang dilakukan Deddi ini menggunakan soft system methodology (Checkland & Scholes, 1990) dengan dual imperative of action research (McKay & Marshall, 2001) dan mengambil rujukan dunia nyata di Pemerintahan Provinsi Jawa Timur. Hasil kajian untuk research interest merekonstruksi berbagai faktor yang mempengaruhi terbentuknya budaya yang mendorong kinerja yang konsepsi sebelumnya.

Artikel Lainnya:  Kajian Pengawasan Bahan Peledak Komersial

Hasil rekonstruksi menunjukkan ada lima pemicu budaya yang mendorong kinerja, yaitu adanya rasa kesatuan sebagai komunita, tanggung jawab dan akuntabilitas, integritas dalam kejujuran dan keterbukaan, kesamaan visi dan persepsi tentang budaya kinerja, dan kepemimpinan yang memberdayakan dalam kemitraan.

Hadir sebagai ketua sidang, Dr. Arie Setiabudi Soesilo, M.Sc. Promotor dalam sidang doktor Deddi adalah Prof. Dr. Eko Prasojo Mag. rer. Publ. Sedangkan yang menjadi kopromotor adalah Prof. Dr. Sudarsono Hardjosoekarto. Sementara itu, anggota penguji terdiri dari Prof. Dr. Endang Wirjatmi TL, M.Si., Dr. Martani Huseini, Prof. Dr. Ferdinand Dehoutman Saragih, M.A., Dr. Roy Valiant Salomo, M.Soc.Sc., Prof. Dr. Amy Yayuk Sri Rahayu, M.Si., dan Dr. Retno Kusumastuti, M.Si.

Artikel Lainnya:  Membidik Pemilih Millenials dengan Peta Karakteristik Perilaku Politik