Pilih Laman

ASEAN Study Center, FISIP UI menggelar kuliah umum tentang kemaritiman pada Rabu (5/4) di Auditorium Juwono Sudarsono yang diisi oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan. Kuliah umum ini bertujuan untuk mensosialisasikan kebijakan kelautan Indonesia sesuai dengan Perpres No 16 Tahun 2017 kepada sivitas Universitas Indonesia.

Luhut Pandjaitan mengatakan bahwa bidang kemaritiman memiliki andil besar dalam kedaulatan bangsa dan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. Di tengah ketidakpastian global, pertumbuhan ekonomi Indonesia terus meningkat dengan laju inflasi terkendali berkisar di angka 3%. Hal ini berdampak pada turunnya angka rasio gini yang menjukkan rendahnya ketimpangan sosial. Angka kemiskinan di Indonesia pun ikut turun di angka 27,76%.

Artikel Lainnya:  Mempelajari Kemampuan Wirausaha Martha Tilaar dalam Perkembangan Ekosistem Martha Tilaar Group

Untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi Indonesia, pemerintah sudah merencanakan dan mengimplementasikan program pembangunan ekonomi maritim. Pembangunan ekonomi maritim didukung oleh beberapa hal, antara lain penguatan fasilitas pelabuhan, program pemerataan pembangunan, dan program pembangunan pusat ekonomi baru melalui pembangunan pusat wisata baru dan kawasan industri baru.

Luhut Pandjaitan juga menegaskan kepada mahasiswa UI untuk waspada terhadap peningkatan pencemaran laut utamanya oleh sampah plastik. Rusaknya lingkungan khususnya tempat wisata dapat menurunkan angka pengunjung yang menyebabkan menurunya tingkat ekonomi di Indonesia.

Dalam penutupnya, Luhut membahas tentang pentingnya pengembangan sumber daya manusia untuk keberlanjutan pertumbuhan ekonomi yang sudah terjadi sekarang. Dia berharap Universitas Indonesia terus menciptakan lulusan-lulusan terbaik sebagai modal sumber daya manusia yang mumpuni di era yang akan datang.

Artikel Lainnya:  Nasi Alo, Menu Akhir Bulan yang Melegenda di Kantin Balsem FISIP UI