Select Page

E-Sociology of Digital Governance and Economy (ESDGE Sosiologi UI) mengadakan acara Webinar Hasil Penelitian bertajuk “Kontribusi Riset Digital Sosiologi terhadap Asesmen Nasional 2021: Implementasi Program MBKM E-Sociology of Digital Governance anda Economy” pada Senin (31/01) secara hybrid di Hotel Margo dan melalui Zoom.

Program E-Sociology Digital Governance (EDGE) adalah sebuah program merdeka belajar jenis Riset yang mengutamakan pada penajaman capaian lulusan sebagai peneliti, data scientist, digital analysit dan start up business builder. Dengan mengutamakan dasar pengetahuan tentang pembangunan dari aspek ekonomi dan tata Kelola (governance) organisasi serta lembaga secara digital, mahasiswa akan bekerja dalam kelompok untuk membantu menyelesaikan masalah pembangunan dengan menggunakan metode riset digital dan big data analysis serta digital data.

ESDGE Sosiologi FISIP UI sudah menyelengarakan beberapa kegiatan seperti workshop yang dimulai pada Agustus tahun lalu, kegiatan pelatihan penyusunan materi serta pengambilan data yang melibatkan berbagai pihak yang sebelumnya dilakukan pembekalan oleh dosen pendamping.

Dr. Nadia selaku tim pengembang ESDGE menjelaskan, “hasil obervasi kami mengapa ESDGE ini dibuat yaitu program merdeka belajar yang ditawarkan oleh Keendikbud tidak semuanya memberikan materi yang mendekati capaian pembelajaran S1 Sosiologi khususnya FISIP UI, kurikulum S1 Sosiologi mulai tahun 2019 sudah berubah ke industry 4.0 dan ditekankan pada kurikulum OBE di tahun 2020 dengan bobot 20 SKS, kemudian dibutuhkan program merdeka belajar yang pro untuk rumpun sosial humaniora dan menyelesaikan masalah dalam masyarakat.”

Menyambung penjelasan dari Dr. Nadia, Prof. Sudarsono sebagai Ketua tim ESDGE menjelaskan, “bahwa tim kami belajar untuk membekali mahasiswa memasuki era digital governance dimana mahasiswa akan menjadi digital scientist kemudian merintis laboratorium digital yang nantinya akan tetap dibekali perspektif sosiologi. Kemudian kita juga uji coba action riset, mahasiswa akan melakukan riset di berbagai organisasi selain itu yang lebih penting adalah merintis digital riset yang mana data utamanya adalah data digital”

Ada beberapa output yang didapat dari kegiatan ini yang merupakan rintisan dari perguruan tinggi yang tervalidasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sesuai dengan Kepmendikbudristekdikti no. 74/2021, yaitu (1) Perjanjian Kerjasama dengan mitra MBKM; (2) 12 peserta di semester ganjil 2021/2022 dimana 20 SKS dapat diakui oleh Program Studi Sosiologi; (3) Platform Lab Virtual DVI (Social Data Virtual Interface); (4) Platform Instagram EDGE sebagai sarana diseminasi dan promosi Program; (5) 4 Modul MOOC (Massive Open Online Course); (6) 56 video pembelajaran dari 4 Matakuliah MOOC; (7) Portfolio Monograph untuk Mitra Kerjasama; (8) Kemampuan Data Scientist untuk bersaing sat lulus dari program studi sarjana; (9) Kerja Riset Digital Bersama kelompok mahasiswa-mitra dan dosen pendamping.

Pengetahuan dasar konseptual tentang pembangunan dan tata Kelola serta metodologi penelitian dibangun dengan menggunakan platform pembelajaran digital yang dimiliki Universitas Indonesia yaitu idols.ui.ac.id melalui mata kuliah yang didesain dengan format MOOC (Massive Open Online Course) untuk 4 mata kuliah yaitu (1) Memahami pembangunan dalam Perspektif Sosiologi (2) Sosiologi Organisasi dan Birokrasi Digital (3) Action Research Action Learning dan (4) Metode Riset Digital.

Seluruh pengetahuan dasar tersebut dipraktekkan dalam rangka kerja virtual (Virtual Workingspace) yang diberi nama Social Digital Virtual Interface (DVI) dimana mahasiswa bekerja secara virtual Bersama dengan dosen pendamping untuk mengkaji masalah yang dihadapi oleh Mitra Kerjasama EDGE.

Di tahun pertama ini, mitra kerja EDGE adalah Pusat Assesmen dan pembelajaran Kemendikbud RI, sehingga topik diarahkan pada konsep tata Kelola dan pembangunan untuk Asesmen Nasional bagi seluruh siswa di tingkat Dikdasmen. Portfolio berubah Monograf dan policy paper akan dihasilkan seluruh peserta ESDGE-Pusmenjar Kemendikbud RI.

Asrijanty (Kepala Pusat Asesmen Pendidikan), menyampaikan bahwa “Program ini sangat bagus yang nampaknya sangat dipikirkan oleh tim dan sangat memanfaatkan teknologi serta menyesuaikan kebutuhan karena memberikan manfaat baik mahasiswa dan juga masyarakat. Kami sendiri di Kemedikbudristek medapatkan manfaat dari program ESDGE ini, karena topik yang dipilih untuk riset atau untuk program ini adalah assamen nasional. Assasmen nasional merupakan program prioritas Kemendikbudristek yang dimulai tahun 2021, maka dari itu kami perlu masukan dan data hasil riset atau aspirasi di lapangan.”

Program ini berharap, portfolio itu dapat membantu pengkajian akan pelaksanaan Asesmen Nasional dan bagi mahasiswa yang terlibat, keahlian di bidang digital research dapat. diterapkan seusai mereka lulus dari Program Studi dimana mereka belajar, Program ini terbuka untuk seluruh mahasiswa rumpun sosial humaniora.