Pilih Laman

Humas Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia mengunjungi National University of Singapore dan QS Asia di Singapore pada 5-7 April 2016. Kunjungan ini merupakan Benchmarking University Communication Strategy yang diikuti oleh seluruh Humas se-UI. Selain itu tujuan ke QS Asia adalah untuk meningkatkan reputasi UI di kancah internasional, karena QS merupakan lembaga pemeringkatan Universitas kelas dunia.

Pada kunjungan pertama ke National University of Singapore (6/4/2016). NUS merupakan universitas terbesar di Singapura berdasarkan jumlah mahasiswa dan program yang ditawarkan. NUS terletak di Kent Ridge, barat daya Singapura. Universitas ini memiliki kampus seluas 1,5 km². NUS terdiri dari 17 fakultas dan sekolah. NUS memiliki pendekatan global untuk program pendidikan dan penelitiannya di kampus.  Fakultas Seni dan Ilmu Pengetahuan Sosial di National University of Singapore dibagi dalam tiga divisi yaitu Asian Studies, Humaniora, dan Ilmu Sosial. Terdapat 7 layanan perpustakaan di sekitar kampus National University of Singapore. Perpustakaan tersebut adalah Perpustakaan Pusat, Perpustakaan Cina, Perpustakaan CJ Koh Law, Perpustakaan Memorial Hon Sui Sen, Perpustakaan Medis, Perpustakaan Musik, dan Perpustakaan Sains. Terdapat 6.000 tempat tinggal seperti Asrama dan Student Residences di sekitar kampus National University of Singapore. Terdapat organisasi bagi para pelajar Indonesia yaitu Perhimpunan Indonesia National University of Singapore (PINUS). Selain itu pihak NUS memaparkan mengenai strategi komunikasi NUS baik yang bersifat internal maupun eksternal. Sebagi contoh website NUS terbagi menjadi dua yakni sebagai company profile dan khusus untuk pemberitaan. Dalam konten web ditampilkan secara sederhana dan selalu diperbarui setiap saat, selain itu informasi dan publikasi dilakukan secara baik dan simultan.

Artikel Lainnya:  FISIP Menjadi Tuan Rumah Rapimkap UI

Kunjungan kedua dilakukan ke Kantor QS Asia (7/4/2016). QS WORLD UNIVERSITY RANKING merupakan sistem pemeringkatan universitas dunia oleh sebuah perusahaan berpusat di LONDON bernama: QS. THES – QS (Quacquarelly Symonds). QS Perusahaan pemeringkat Inggris Bekerja sama dengan Times Higher Education THE dulunya merupakan bagian atau suplemen dari The Times (koran terkemuka di Inggris) jadi sering disebut (QS-THES) Time Higher Education Supplement. QS melakukan pemeringkatan dengan mempertimbangkan jumlah mahasiswa (Size), banyaknya program studi (Focus), JumlahRiset & Publikasi yang ter indeks (Research), dan Umur Universitas (Age). Pertimbangan tersebut diakumulasikan dan diolah untuk memperoleh nilai kuantitatif, dengan riset memiliki bobot sedikit lebih tinggi daripada yang lain. Dengan metode pemeringkatan tersebut, keadaan kampus tersebut akan lebih ter-ekspose. Mandy Mook (CEO QS Asia) memaparkan bahwa seluruh Universitas di Indonesia harus bersatu padu dan bekerja sama dengan Pemerintah dan mengidentifikasi karakter utama karena akan lebih mudah bagi Peguruan Tinggi di Indonesia untuk bisa tampil di ranah Internasional. Selain itu diharapkan bahwa dengan kunjungan ini dapat meningkatkan posisi Universitas indoensia sebagai Universitas terbaik duina baik di tingkat ASEAN maupun Asia. Disinilah peran Humas sebagai salah satu komponen utama dalam meningkatkan posisi sebagai Universitas terbaik di dunia dengan meningkatkan publikasi terutama Academic Reputation. (Humas-FISIPUI)